“Perburuan badan antikorupsi Indonesia terhadap politikus yang sukar ditangkap, Setya Novanto, berakhir kemarin, ketika Ketua Parlemen (DPR) itu mengalami luka-luka di rumah sakit usai mobilnya diduga menabrak tiang listrik di Jakarta Selatan,” demikian media tersebut mengawali artikelnya.
“Meskipun mengetahui lokasinya, badan antikorupsi negara tersebut, yang disebut sebagai KPK, tidak semakin dekat untuk menginterogasinya karena mereka dicegah oleh hukum untuk menahan siapa saja yang sedang sakit atau menjalani perawatan medis,” tulis Straits Times.












