Memo, Kediri.
Kini, membangun wajah seorang pendidikan yang disiplin, adaptif, dan penuh dedikasi yang tinggi maka Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri mendorong para ASN, khususnya guru dan tenaga kependidikan lebih adaptif.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kemenag Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, saat membuka kegiatan pembinaan bagi guru dan tenaga kependidikan di MTsN 6 Kediri, Kamis (24/7/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Workshop Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Kegiatan Pembelajaran hari ketiga yang diikuti 90 peserta dari Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 6 Kediri.
“Mengajar dengan cinta akan membawa energi positif di ruang kelas. Cinta kepada ilmu, cinta kepada peserta didik, dan cinta kepada profesi akan melahirkan proses belajar yang menyenangkan, menyentuh hati, dan lebih bermakna,” katanya.
Achmad Fa’iz mencontohkan refleksi strategis terhadap arah pendidikan di Jawa Timur seperti Kota Malang yang dikenal luas sebagai pusat pendidikan, tetapi hal ini bukanlah sesuatu yang mustahil dicapai oleh daerah lain, termasuk Kabupaten Kediri.












