Lumajang, Memo
Seorang balita berusia empat tahun berinisial AG kini tengah berjuang untuk hidup setelah menjadi korban pembacokan brutal oleh seorang pria yang diduga mabuk minuman keras. Insiden tragis ini terjadi pada dini hari Kamis (22/5) di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Menurut keterangan, korban bersama kedua orang tuanya sedang dalam perjalanan pulang menuju rumah mereka. Saat melintas, kendaraan yang mereka tumpangi tiba-tiba diadang oleh pelaku, Hamdan Maulana (21), warga Dusun Bulak Klakah, Desa Jarit. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyabetkan senjata tajam yang dibawanya, dan sayatan itu mengenai balita malang tersebut.
Kronologi Mencekam dan Kondisi Korban
Kepala Desa Jarit, Novita Supriatin, mengungkapkan bahwa sebelum aksi pembacokan terhadap balita, pelaku Hamdan Maulana sudah mengamuk sambil membawa senjata tajam. “Ini memang ada laporan anak mabuk, sebelum kejadian itu anak ini sudah ngamuk sambil bawa-bawa sajam,” terang Novita, Kamis (22/5). Diduga kuat, pelaku berada di bawah pengaruh alkohol setelah menenggak minuman beralkohol.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat kejadian, korban dibonceng oleh kedua orang tuanya menggunakan sepeda motor sport dengan posisi duduk di depan sang ayah yang sedang menyetir. Tebasan senjata tajam pelaku menyebabkan luka parah pada balita tersebut.












