Example floating
Example floating
Tekno Digi

Ini Dia Bahaya Tersembunyi Pemanasan Global bagi Hutan Tropis!

Alfi Fida
×

Ini Dia Bahaya Tersembunyi Pemanasan Global bagi Hutan Tropis!

Sebarkan artikel ini
Ini Dia Bahaya Tersembunyi Pemanasan Global bagi Hutan Tropis!
Ini Dia Bahaya Tersembunyi Pemanasan Global bagi Hutan Tropis!

Menurut laporan dari ScienceAlert, pohon menutup stomata (pori-pori) di daunnya untuk menghemat air saat suhu terlalu tinggi. Namun, penutupan stomata dapat mengakibatkan kerusakan pada daun karena tidak dapat mengeluarkan panas melalui transpirasi. Pada musim kemarau, ketika tanah menjadi keras, dampak dari panas menjadi lebih parah.

Goldsmith berkomentar, “Percaya atau tidak, kita masih belum memahami sepenuhnya alasan di balik kematian pohon.”

Baca Juga: Rekor 13 Bulan Panas Berakhir: Apa Arti Kenaikan Suhu Ini?

Pemahaman ilmiah tentang efek dari panas dan kekeringan terhadap tanaman masih terbatas. Oleh karena itu, tim peneliti menggunakan data yang mereka kumpulkan untuk mensimulasikan respons hutan tropis terhadap peningkatan suhu dan kekeringan yang semakin sering terjadi.

Hasil simulasi menunjukkan bahwa sekitar 1,4 persen dari kanopi hutan dapat berhenti melakukan fotosintesis dalam waktu dekat akibat dari pemanasan global.

Baca Juga: Perubahan Iklim Mengancam Bumi, 15 Ribu Ilmuwan Peringatkan Kiamat

Jika suhu global naik melebihi 3,9 derajat Celsius, hutan keseluruhan dapat mengalami kerusakan. Daun akan mengering dan pohon-pohon di seluruh hutan akan mati satu per satu.

Namun, peneliti menekankan bahwa ini hanya proyeksi probabilitas dan dampak yang parah dapat terjadi pada suhu yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencegah deforestasi guna melindungi hutan tropis.

Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik

Pemanasan Global dan Ancaman Terhadap Hutan Tropis: Perlunya Tindakan untuk Perlindungan Lingkungan

Peningkatan suhu global telah mengancam keberlangsungan hutan tropis, dengan penelitian terbaru menunjukkan bahwa beberapa bagian hutan tropis telah mencapai batas suhu kritis yang mengganggu proses fotosintesis.

Meskipun pohon-pohon mampu bertahan pada suhu tinggi hingga batas tertentu, penutupan stomata untuk menghemat air dapat menyebabkan kerusakan pada daun. Tim peneliti memperingatkan bahwa jika pemanasan global terus berlanjut, hutan tropis secara keseluruhan dapat mengalami kerusakan yang tak terelakkan, mengancam keberagaman hayati dan keseimbangan ekosistem.

Oleh karena itu, upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencegah deforestasi menjadi sangat mendesak guna melindungi hutan tropis dari bencana yang lebih parah di masa depan.