Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
inspirasi

Aturan Penerbangan Jemaah Haji Indonesia yang Harus Diketahui

Avatar
×

Aturan Penerbangan Jemaah Haji Indonesia yang Harus Diketahui

Sebarkan artikel ini
Aturan Penerbangan Jemaah Haji Indonesia yang Harus Diketahui

MEMO, Jakarta: Jemaah haji Indonesia akan segera pulang ke Tanah Air setelah menyelesaikan ibadah haji di Arab Saudi.

Sebelum kepulangan, penting bagi mereka untuk memahami aturan penerbangan yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia Bersiap Pulang, Merangkai Doa dan Harapan Setelah Ibadah di Tanah Suci

Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah batas maksimal bagasi pesawat dan ketentuan mengenai barang bawaan yang dapat dibawa. Simak informasi penting berikut untuk mempersiapkan kepulangan dengan lancar.

Batas Maksimal Bagasi Pesawat untuk Jemaah Haji Indonesia

Jemaah haji Indonesia akan memulai kepulangan mereka ke Tanah Air pada hari Selasa, 4 Juli 2023. Sebelumnya, mereka perlu mengetahui aturan penerbangan yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi, terutama terkait batas maksimal bagasi pesawat.

Baca Juga: JUMAT BERSIH SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah

Seperti yang kita tahu, jemaah Indonesia biasanya membawa oleh-oleh berupa pernak-pernik, pakaian, dan makanan kering dari Arab Saudi untuk dibawa pulang. Tentu saja, berbagai oleh-oleh tersebut akan mempengaruhi berat koper yang mereka bawa.

Kloter pertama yang akan terbang ke Indonesia adalah jemaah haji dari Embarkasi Batam Hang Nadim dan Jakarta Pondok Gede. Proses pemulangan jemaah haji Indonesia akan dilakukan secara bertahap mulai hari Selasa, 4 Juli 2023.

Baca Juga: Syawalan 1447 H di Ponpes Wali Barokah, Dandim 0809/Kediri Pesankan Ini

Haryanto, dalam keterangan persnya pada hari Senin, 3 Juli 2023, menyatakan bahwa terdapat 18 kloter yang akan diberangkatkan. Kloter pertama akan terbang dari Embarkasi Batam Hang Nadim (BTH), diikuti oleh jemaah haji dari Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG).

Embarkasi BTH dijadwalkan akan terbang ke Indonesia pada pukul 00.05 waktu Arab Saudi (WAS), sedangkan Embarkasi JKG akan terbang pada pukul 00.10 WAS.

Berikut adalah beberapa aturan yang harus diikuti dalam penerbangan di Arab Saudi. Informasi ini diambil dari beberapa sumber terpercaya:

Peraturan Bagasi dan Barang Bawaan dalam Penerbangan Jemaah Haji

Aturan Penerbangan:

Pemerintah kerajaan Arab Saudi telah menetapkan beberapa aturan terkait penerbangan sipil. Berikut adalah beberapa aturan yang berlaku untuk jemaah haji dan petugas haji:

Bagasi koper besar:

  • Koper besar harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh Garuda Indonesia.
  • Berat maksimal koper besar adalah 32 kg.
  • Tidak diperbolehkan menggunakan jarring pada koper.
  • Tidak diperbolehkan membawa air zam-zam.
  • Dilarang membawa power bank.
  • Tidak boleh membawa tabung aerosol.
  • Dilarang menyimpan uang dan barang berharga di dalam koper.

Tas kabin:

  • Koper kabin dan tas paspor harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh Garuda Indonesia.
  • Berat maksimal koper kabin adalah 7 kg.
  • Tidak diperbolehkan membawa air zam-zam.
  • Dilarang membawa korek api.
  • Tidak boleh membawa tabung aerosol.
  • Dilarang membawa benda tajam seperti gunting, pisau cukur, pemotong kuku, peniti, pisau cutter, dan sejenisnya.
  • Dilarang membawa tabung.
  • Dilarang membawa senjata yang menyerupai senjata asli.

Jika dalam koper atau barang bawaan terdapat barang yang tidak sesuai dengan ketentuan atau barang terlarang yang dapat membahayakan, petugas otoritas keamanan bandara akan melakukan pemeriksaan dan barang tersebut akan dibongkar.

Kepulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi merupakan tahap penting setelah menyelesaikan ibadah haji.

Dalam artikel ini, telah diuraikan aturan penerbangan yang perlu diperhatikan, termasuk batas maksimal bagasi pesawat dan ketentuan mengenai barang bawaan.

Mematuhi aturan ini akan membantu proses kepulangan berjalan dengan baik dan menghindari kendala di bandara.

Dengan pemahaman yang baik tentang aturan penerbangan, jemaah haji dapat kembali ke Tanah Air dengan aman dan lancar setelah menyelesaikan perjalanan ibadah haji mereka.