Example floating
Example floating
Home

Arus Lalu Lintas Lancar Jaya di Mukomuko Saat H+1 Lebaran

Avatar
×

Arus Lalu Lintas Lancar Jaya di Mukomuko Saat H+1 Lebaran

Sebarkan artikel ini

MEMO – Suasana sehari setelah Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, menunjukkan pemandangan yang cukup tenang pada hari Selasa (1/4/2025). Meskipun demikian, arus lalu lintas di wilayah ini tetap terlihat ramai namun terkendali dan lancar.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kendaraan yang melintas didominasi oleh mobil dan sepeda motor pribadi dengan plat nomor Bengkulu (BD). Arus kendaraan yang bergerak dari arah Bengkulu menuju Padang, maupun sebaliknya, terpantau stabil tanpa adanya hambatan berarti.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Ajo (41), seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa suasana H+1 Lebaran di sekitar Kantor Bupati biasanya lebih meriah dibandingkan hari ini. Ia menduga bahwa kondisi yang cenderung lengang ini disebabkan oleh banyaknya warga yang memilih untuk menghabiskan waktu libur Lebaran dengan berpergian ke luar kota.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keramaian di Mukomuko biasanya baru akan terasa menjelang sore hari. “Iya, mungkin banyak yang sedang berlibur ke luar kota, terutama di hari kedua dan ketiga Lebaran ini,” ujarnya saat ditemui oleh RRI di Jalan Imam Bonjol, Mukomuko, Bengkulu, pada Selasa (1/4/2025).

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Ajo juga menyebutkan bahwa salah satu titik keramaian yang menjadi favorit warga adalah kawasan pantai, salah satunya adalah Pantai Pandan Wangi. Tempat wisata ini seringkali menjadi tujuan utama bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu libur Lebaran.

Sementara itu, Tim Ekspedisi Mudik Lebaran 2025 Lintas Sumatra masih melanjutkan perjalanan mereka menuju Bengkulu. Perjalanan yang diperkirakan akan menempuh jarak sekitar 267 kilometer ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 6,5 jam.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap