“Saya sendiri juga mengalami penurunan penghasilan ketika adanya penggusuran tersebut dikarenakan para pembeli tidak mengetahui jam buka saat saya jualan sate dan tempat yang berpindah-pindah karena saya belum punya tempat strategis untuk berjualan” ujar pedagang sate.
“Biasanya pendapatan sehari-hari sekitar 300 ribu rupiah, mungkin sekarang pulang hanya membawa sekitar 100 ribu rupiah” tambahnya pedagang sate.












