Surabaya, Memo
MSAD, tersangka kasus pencabulan terhadap santriwati di Pondo Pesantren Ploso Jombang, dicampur dengan tahanan lainnya, di Rutan Medaeng. Petugas rutan juga tidak mengistemawakan putra kyai tersebut. Hari ini, dia masih dimasukkan di ruang isolasi.
Ditahan di rutan Medaeng, Sidoarjo Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) tersangka kekerasan seksual terhadap santriwatinya ditempatkan di ruang isolasi.
Subchi mulai ditahan pada Jumat (8/7) dini hari tadi. Sebelum dimasukkan ke ruang isolasi, serangkaian pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh petugas rutan Medaeng.
Kepala Rutan Medaeng, Wahyu Hendrajati mengatakan pihaknya menerima Subchi dini hari tadi dan langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan.
“Langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan. Psikologis dan yang lainnya sehat,” kata Wahyu dalam konferensi pers, Jumat (8/7).
Selain pemeriksaan kesehatan, Subchi juga ditempatkan di ruang isolasi tanpa ada perbedaan dengan tahanan baru yang lain.
Baca Juga: Tragis Balita Empat Tahun Tewas Tenggelam di Empang Gresik Saat Asyik Bermain Sendirian
“Tidak ada keistimewaan setiap tahanan baru kita taruh ruang isolasi. Ini semua arahan dari Kanwil Kemenkumham Jatim,” tegas Karutan.
Ditanya soal kunjungan atau pendampingan dari pihak keluarga tersangka Subchi, Wahyu Hendrajati menegaskan hingga saat ini belum ada pihak keluarga yang menjenguk.
“Tidak ada keluarga yang menjenguk. Memenang kunjungan tatap muka masih belum diperkenankan, nanti tanggal 19 baru bisa dilakukan kunjungan tatap muka,” tukasnya.












