Example floating
Example floating
BLITAR

Anak Ideologis Bung Karno, Guntur Wahono Gaungkan Gagasan Sang Proklamator

Prawoto Sadewo
×

Anak Ideologis Bung Karno, Guntur Wahono Gaungkan Gagasan Sang Proklamator

Sebarkan artikel ini

“Jika anak biologis adalah mereka yang lahir dari rahim istri Bung Karno, maka kami para kader dan penerus pemikiran beliau adalah anak ideologis. Kami meneladani gagasan, semangat, dan perjuangan beliau yang relevan hingga hari ini,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Guntur juga mengutip ajaran Bung Karno yang menyerukan agar bangsa Indonesia tidak melupakan sejarah dan mampu berdiri di atas kaki sendiri.

Baca Juga: Sudah Kantongi SLHS, SPPG WR Supratman Akui Masukan Publik, Siap Benahi Kualitas Menu MBG

“Bung Karno mengajarkan kepada kita semua untuk tidak melupakan sejarah. Kita harus mampu berdiri di atas kaki kita sendiri, berdikari dalam budaya, mandiri dalam ilmu pengetahuan, dan kuat dalam jati diri sebagai bangsa,” tegasnya.

Pancasila, lanjut Guntur, adalah warisan ideologis Bung Karno yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga: Dari Menu Sayur Tewel hingga Bau Amis, SPPG WR. Supratman Kota Blitar Jadi Sorotan Serius

“Pemikiran Bung Karno tentang Pancasila sebagai ideologi bangsa merupakan warisan luar biasa yang mampu mempersatukan negeri ini. Nilai-nilai tersebut harus terus dihayati dan diamalkan oleh seluruh rakyat Indonesia, baik dalam pikiran maupun tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Menutup pernyataannya, Guntur Wahono menyerukan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Jawa Timur, untuk terus menjalankan ajaran Bung Karno dan mewariskannya kepada generasi penerus bangsa.

Baca Juga: Elim Tyu Samba: Tunas 3 TIDAR di Kota Blitar Cetak Pemimpin Muda Masa Depan

“Kami berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Jawa Timur: mari kita jalankan ajaran Bung Karno dengan sepenuh hati dan terus berjuang meneladani semangat beliau. Ajaran Bung Karno adalah ajaran yang luhur dan akan sangat berguna bagi generasi penerus bangsa. Kami akan terus mendukung dan mendorong agar nilai-nilai itu tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” tutupnya.

Acara ziarah ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat nasionalisme dan perjuangan demi Indonesia yang lebih berdaulat, adil, dan berkepribadian. **