Dia juga berharap pemerintah dapat mencari alternatif kebijakan lain agar stabilitas harga dan ketahanan pangan tetap terjaga. Berdasarkan data sementara, sekitar 16 juta warga diperkirakan akan kehilangan bantuan selama dua bulan mendatang.
“Angka ini sangat besar dan harus menjadi perhatian. Terutama jika penghentian bansos ini hanya didasarkan pada alasan perbaikan mekanisme distribusi,” tambahnya.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Tauchid menegaskan, bantuan pangan beras adalah jaring pengaman sosial yang sangat penting, apalagi di tengah ketidakpastian ekonomi yang semakin meningkat. Ia juga mengingatkan bahwa fenomena penurunan status ekonomi masyarakat semakin sering terjadi akibat berbagai tekanan finansial yang ada.












