“Lebaran tahun sebelumnya itu ada Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif. Jadi, situasinya berbeda,” jelasnya.
Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia memprediksi adanya penurunan dalam perputaran uang saat Lebaran tahun 2025. Prediksi ini disampaikan oleh Wakil Ketua KADIN Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang.
Sarman menjelaskan bahwa proyeksi penurunan ini sejalan dengan data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menunjukkan adanya penurunan jumlah pemudik pada Lebaran 2025. Sebagai perbandingan, proyeksi perputaran uang saat Lebaran 2024 mencapai Rp157,3 Triliun dengan mobilitas masyarakat sebanyak 146,48 juta orang.
“Asumsi perputaran uang selama libur Idul Fitri 2025 diprediksi mencapai 137,975 triliun. Jika rata-rata per keluarga membawa Rp4 juta, maka potensi perputaran bisa mencapai Rp145,04 triliun. Dengan demikian, potensi perputaran diperkirakan berada di kisaran Rp137 triliun hingga Rp145 triliun,” ungkap Sarman.












