Example floating
Example floating
Home

Ahok Mengkhawatirkan Pengkhianatan Politik Pasca-Pilpres 2024

Alfi Fida
×

Ahok Mengkhawatirkan Pengkhianatan Politik Pasca-Pilpres 2024

Sebarkan artikel ini
Ahok Mengkhawatirkan Pengkhianatan Politik Pasca-Pilpres 2024
Ahok Mengkhawatirkan Pengkhianatan Politik Pasca-Pilpres 2024

Ia menyatakan keprihatinannya bahwa hal serupa juga dapat terjadi di Indonesia. Ahok mengatakan bahwa ia telah memperingatkan Jokowi untuk mencegah pengkhianatan semacam itu terjadi di Indonesia setelah Pemilihan Umum 2024.

“Saya sebagai teman yang ingin melihat pekerjaan Pak Jokowi berlanjut selama 10 tahun lagi, dan itu hanya bisa terwujud jika dilanjutkan oleh Pak Ganjar,” ujar mantan anggota Partai Gerindra itu.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Ahok bukanlah orang pertama yang mengecam pasangan Prabowo-Gibran dengan keras. Sebelumnya, ia juga telah mempertanyakan kemampuan kerja Jokowi dan calon wakil presiden Gibran.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menanggapi pernyataan Ahok dengan menyatakan bahwa TKN tidak ingin ada kekacauan akibat pernyataan tersebut.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

“Ahok tidak perlu ditanggapi, karena omongannya selalu menimbulkan kekacauan sejak dulu,” kata Nusron dalam pernyataan tertulis pada hari Rabu (7/2).

Polemik Ahok tentang Potensi Pengkhianatan Politik Pasca-Pilpres 2024: Kritik terhadap Kedekatan Jokowi-Prabowo dan Ancaman Serupa dengan Filipina

Dalam konteks ini, pernyataan Ahok mencerminkan kekhawatiran mendalam tentang stabilitas politik pasca-Pilpres 2024. Dia menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan program-program pemerintahan yang telah berjalan serta meramalkan kemungkinan konflik politik seperti yang terjadi di Filipina.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Ancaman pengkhianatan politik pasca-Pilpres 2024 menjadi sorotan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut dari para pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional.