Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
NGANJUK

6 Tahun Jalan Desa Jeblok, Warga Tempel Nekat Gelar Aksi Tanam Ratusan Pohon Pisang Di Jalan

Mulyadi Memo
×

6 Tahun Jalan Desa Jeblok, Warga Tempel Nekat Gelar Aksi Tanam Ratusan Pohon Pisang Di Jalan

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Aksi tanam pisang di ruas jalan rusak kembali terjadi di Kabupaten Nganjuk. Kali ini giliran warga Dusun Tempel Desa /Kecamatan Ngrongot melakukan aksi serupa yaitu menanam pisang di sepanjang jalan desa sejauh 1,5 kilometer pada siang hari ini ( Senin,6/04/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Darlam aksi unjuk rasa secara spontanitas itu tidak hanya melibatkan kelompok pemuda saja. Namun para emak emak dan tokoh masyarakat kompak ikut turun ke jalan.

Baca Juga: Rumah Pedagang Tahu Tek Keliling Di Kampungbaru Segera Dibongkar, Begini Penjelasan Kepala Baznas Zaenal Arifin,,,

” Warga yang terlibat dalam unjuk rasa hari ini berasal dari dua RW. Yaitu RW 9 dan RW 10 . Untuk jumlah pohon pisang yang ditanam di jalan kisaran ada 100 batang pohon,” ujar Sukari selaku Ketua RT 5 RW 10 Dusun Tempel.

Baca Juga: Di Lingkungan Keluarga Dan Sekolah , Pelaku Pembacokan Dikenal Anak Pendiam Dan Tertutup, Benarkah Demikian ?, Ini Faktanya....

Dijelaskan juga oleh Sukari bahwa bentuk aksi unjuk rasa warga selain tanam ratusan pohon pisang juga menggelar aksi gogo iwak lele yang ditabur di kobangan jalan.

Menurut Sukari aksi itu adalah bentuk kekecewaan warga terhadap pemerintah desa setempat.  Karena sejak 6  tahun berjalan,  jalan penghubung antar desa itu remuk dan sering diusulkan namun tidak mendapat tanggapan.

Baca Juga: Hanya Hitungan Jam, Pelaku Pembacokan Sonobekel Berhasil Diringkus Tim Satresmob Macan Wilis Polres Nganjuk Di Mojokerto

” Setiap tahun anggaran rutin diusulkan lewat musyawarah dusun ( Musdus ) atau lewat reses dewan. Namun sampai sekarang tidak ada realisasinya. Hal itu yang memicu warga action turun ke jalan,” tegas Sukari.

Dalam aksi warga seperti ini masih dijelaskan Sukari, itu terobsesi juga karena dalam waktu dekat ini akan digelar pawai Sound Horex dalam rangka bersih dusun yang rencana akan digelar pada minggu pertama bulan Mei mendatang.

” Harapan warga sebelum acara bersih dusun itu digelar, warga menginginkan ruas jalan sepanjang 1,5 kilometer harus sudah diperbaiki ,” imbuh Sukari juga.

Hal senada juga dikatakan Suprapti salah satu warga mengaku sangat prihatin melihat kondisi jalan di Dusun tempel saat ini.

” Enam tahun rusak dibiarkan terlantar, dengan kondisi seperti ini terkesan seperti desa tertinggal. Harapanya segera diperbaiki. Warga tidak tahu sumber anggaranya dari mana yang diinginkan warga cepat diperbaiki,” tegas Suprapti.

Sementara itu untuk melengkapi informasi dibalik aksi warga seperti itu, wartawan memo.co.id berusaha menghubungi nomor WhatsApp Moh.Zainal selaku Kepala Desa Ngronggot namun tidak bisa terhubung.

Untuk diketahui juga bahwa saat aksi warga berlangsung selama kurang lebih 3 jam mendapat pengamanan dari jajaran anggota Polsek  dan Koramil Ngronggot . ( Adi)