Kediri, Memo
Kabar baik bagi warga Kabupaten Kediri yang ingin mengurus dokumen kependudukan. Di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito, urusan birokrasi yang dulu dianggap ribet dan jauh, kini semakin dekat ke rumah warga.
Memasuki tahun kedua di periode keduanya, Mas Dhito membuktikan bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Walaupun pemerintah daerah sedang melakukan penghematan anggaran besar-besaran mencapai Rp265 miliar, layanan untuk rakyat seperti pengurusan surat-menyurat dipastikan tidak boleh terganggu.
Urus KK dan Akta Lahir Cukup di Desa, Tidak Perlu Antre Jauh
Inovasi yang paling dirasakan manfaatnya oleh warga adalah program Sahaja Suka (Satu Hari Jadi Masuk Desa). Dulu, warga harus meluangkan waktu dan ongkos untuk pergi ke kantor kecamatan atau kantor dinas di pusat kota. Sekarang, pengurusan dokumen sudah tersebar di 326 desa atau mencakup 95% dari seluruh desa yang ada di Kediri.
Baca Juga: 17 Program Prioritas Bupati Kediri Mas Dhito Terealisasi di Tahun Pertama Pereode Kedua












