NGANJUK, MEMO –Satu dari sekian banyak kaum sandal jepit ( wong mlarat,red) di Indonesia yang terpasung haknya tidak menerima bantuan sosial ( Bansos) apapun dari pemerintah ternyata juga ditemukan di Kabupaten Nganjuk. Tepatnya di Dusun Sumberjo Desa Ngringin Kecamatan Lengkong.
Namanya Mbah Kasiyo. Di usianya yang sudah kelewat senja ini yaitu sekitar 70 tahun mengaku belum pernah menerima bantuan dari pemerintah seperti para tetangganya.
Baik bantuan uang seperti BLT DD atau BLT Kesra atau bantuan pangan non tunai ( BPNT). Dan satu lagi Kartu Indonesia Sehat ( KIS) juga tidak pernah tahu bentuknya KIS seperti apa.

Baca Juga: 6 Tahun Jalan Desa Jeblok, Warga Tempel Nekat Gelar Aksi Tanam Ratusan Pohon Pisang Di Jalan
Ditanya wartawan menawi sakit dos pundi Mbah ?. Disampaikan kakek renta yang masih berjuang keras bergelut dengan waktu untuk sekedar mencari nafkah dengan cara jualan bakso pikulan tersebut menjawab singkat ” nyuwun kalih Gusti mugi ditebihaken saking sakit”.
Dibalik ucapanya seperti itu tertangkap makna sindiran bercampur kekecewaan yang mendalam. ” Malah tiyang tiyang sugih mblegedu sami angsal bantuan”.
Baca Juga: Kondisi Situs Peradaban Jawa Kuno Di Baron Kurang Terawat, Begini Tanggapan Pemerhati Budaya....
Untuk bisa bertahan hidup, meski tubuhnya sudah semakin melemah dan ringkih, namun Mbah Kasiyo berusaha melawan kondisi fisiknya seperti saat ini. Itu hanya demi untuk bisa bertahan hidup.

Saat di tanya wartawan memo.co.id soal bansos dengan suara lirih menjawab dengan logat Jawa medok ” mboten nate angsal bantuan nopo nopo”.
Itu diungkapkan jujur dan terbuka di tempatnya jualan bakso tepatnya di poskampling Dusun Ngepung Desa Sendang Gogor Lengkong pada Rabu siang ( 4/02/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.












