Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
NGANJUK

KSBSI Nganjuk Awali Tasyakuran Marsinah, GRIB Jaya Support Kuat Wacana Pembangunan Musium Marsinah

Mulyadi Memo
×

KSBSI Nganjuk Awali Tasyakuran Marsinah, GRIB Jaya Support Kuat Wacana Pembangunan Musium Marsinah

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO –

Dukungan moril terhadap pejuang buruh asal Nganjuk ,Marsinah, yang baru saja dianugrahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Senin ( 10/11/2025) silam terus mengalir.

Baca Juga: Rumah Pedagang Tahu Tek Keliling Di Kampungbaru Segera Dibongkar, Begini Penjelasan Kepala Baznas Zaenal Arifin,,,

Di awali dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia ( KSBSI) Cabang Nganjuk. Tepat pada pukul 10.00 hari ini ( Minggu, 16/11/2025) di kediaman Ketua DPC KSBSI Nganjuk ,Kelik Widiwahyuno di Lingkungan Bulakrejo gang 1 Klurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom telah digelar acara tasyakuran.

Baca Juga: Di Lingkungan Keluarga Dan Sekolah , Pelaku Pembacokan Dikenal Anak Pendiam Dan Tertutup, Benarkah Demikian ?, Ini Faktanya....

Acara tasyakuran ditandai dengan potong tumpeng dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota KSBSI se Jatim. Tidak kurang dari 300 orang berseragam KSBSI warna merah fanta memenuhi rumah kediaman Kelik Widiwahyuno.

Baca Juga: Hanya Hitungan Jam, Pelaku Pembacokan Sonobekel Berhasil Diringkus Tim Satresmob Macan Wilis Polres Nganjuk Di Mojokerto

Termasuk dari lintas ormas dan Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) di Nganjuk juga ikut mensupport acara bertajuk ” Marsinah Untuk Negeri “. Tidak ketinggalan dari kelompok jurnalis juga tampak sibuk melakukan peliputan.
Karena acara tersebut dianggap spektakuler.

Lebih istimewanya lagi, dalam acara tersebut juga di hadiri kakak kandung Marsinah yaitu Marsini. Didampingi dua saudara perempuannya dihadapan para tamu undangan menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadikan adik kandungnya menyandang gelar pahlawan nasional.

Usai sambutan dan potong tumpeng , dihadapan para wartawan, perempuan berkacamata berjilbab warna coklat muda itu menyampaikan sedikit uneg uneg.Yaitu tentang usulan pembangunan Rumah Singgah dan Musium Marsinah.

” Tujuannya agar para sahabat Marsinah saat akan tabur bunga atau menginap satu hari sebelum hari buruh tanggal 1 mei tidak lagi tidur di hotel,,,” ujar Marsini.

Sedangkan untuk pembangunan Musium Marsinah masih kata Marsini bertujuan untuk pusat edukasi publik. Selain untuk mengenal hak hak buruh beserta undang undang perburuhan juga edukasi soal hak asasi manusia.

” Pembangunan rumah singgah dan musium marsinah bisa dibangun di lahan peninggalan orang tua saya. Gendalanya saat ini masalah dana. Mudah mudahan ada kelompok donatur yang peduli dengan rencana ini,” papar Marsini.

Dari wacana rencana pembangunan Rumah Singgah dan Musium Marsinah yang disampaikan Marsini ternyata mendapat apresiasi dari Ormas GRIB JAYA Nganjuk.

Hal itu seperti disampaikan Ketua DPC GRIB JAYA Nganjuk, H.Jumadi,SP menyatakan sangat setuju. Dengan adanya Musium Marsinah secara tidak langsung bisa mengangkat jati diri daerah.

” Sudah sepatutnya kalau sebuah daerah memiliki pahlawan nasional maka semestinya pemerintah daerah ikut hadir terlibat dalam rencana besar tersebut,” tegas H.Jumadi.

Mengingat masih kata komandan GRIB , sejak awal GRIB JAYA konsisten mendukung dan mengawal proses pengusulan Marsinah bisa menjadi pahlawan nasional.

” Sebagai wujud penghargaan terhadap Marsinah, sudah semestinya daerah ikut mendukung,” harapnya.

Ditempat yang sama disampaikan Ketua DPC KSBSI Nganjuk, Kelik Widiwahyuno menambahkan akan dikoordinasikan bersama pihak. ” Usulan itu layak diapresiasi,” jelas Kelik. ( Adi)