Example floating
Example floating
BLITAR

Kebohongan Harmoni di Kota Blitar: “Luka Lama” Jadi Akar Perseteruan “Mas Ibin vs Mbak Elim” Sejak Awal Menjabat

Prawoto Sadewo
×

Kebohongan Harmoni di Kota Blitar: “Luka Lama” Jadi Akar Perseteruan “Mas Ibin vs Mbak Elim” Sejak Awal Menjabat

Sebarkan artikel ini

Blitar, Memo.co.id

Aroma perseteruan politik di Kota Blitar kini tak lagi bisa ditutupi dengan senyum palsu di hadapan publik. Konflik terbuka antara Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, S.H.I. (Mas Ibin), dan Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba (Mbak Elim), yang berujung pada ancaman laporan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), ternyata hanyalah puncak gunung es dari keretakan yang sudah mengakar sejak hari pertama mereka dilantik.

Baca Juga: Era Digital dan Tantangan Akurasi, Jairi Irawan Gelar Diskusi Bersama Jurnalis Blitar

Kisah pasangan pemimpin muda ini, yang awalnya digadang-gadang membawa semangat baru Blitar, kini berbalik menjadi drama politik yang mengancam stabilitas birokrasi.

Menurut penelusuran mendalam dan sumber tepercaya di lingkungan Pemerintah Kota Blitar, perselisihan yang terjadi bukan sekadar masalah teknis mutasi jabatan atau komunikasi APBD. Jauh di belakangnya, tersembunyi borok lama yang menjadi racun: persoalan dana dan logistik Pilkada.

Baca Juga: Retribusi atau Pungli? Jalur Perbatasan Blitar–Malang Disorot

“Bukan rahasia lagi, tensi mereka sudah tinggi sejak awal pelantikan. Masalah utama yang dibawa-bawa terus oleh Wali Kota adalah ganjalan saat proses kampanye. Ini luka lama yang tidak pernah sembuh,” ungkap sumber internal Pemkot Blitar, yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sumber tersebut mengindikasikan bahwa Wali Kota Syauqul Muhibbin yang merupakan figur utama dalam koalisi, dinilai masih memendam ketidakpuasan atau bahkan kecurigaan terkait manajemen dana dan kontribusi selama masa perebutan kursi. Ketegangan finansial di masa lalu ini, secara tidak terduga, dibawa masuk dan diolah menjadi alat pemisah di ruang kekuasaan.

Baca Juga: Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Wabup Beky Paparkan Fokus Pemkab Blitar

“Ini bukan lagi soal politik murni, tapi dendam yang diselubungi aturan birokrasi. Mas Ibin dinilai sengaja menjaga jarak dan tidak melibatkan Mbak Elim dalam keputusan strategis sebagai balasan atas apa yang terjadi saat kampanye,” tambahnya dengan nada tajam.