Memo, Jombang.
Dengan berjalannya waktu memasuki musim kemarau, sejumlah petani tembakau di Kabupaten Jombang kini kembali melakukan tanam ulang setelah beberapa waktu sebelumnya mengalami kerugian besar akibat hujan berkepanjangan yang menyebabkan gagal panen.
Suparno, salah satu petani asal Kecamatan Kabuh, mengatakan bahwa dirinya memilih kembali menanam tembakau meski sempat terdampak banjir dan kerusakan tanaman.
“Bulan kemarin itu sebenarnya sudah tanam, cuma kan banyak yang gagal panen kena hujan, banjir, akhirnya rusak. Sekarang mulai tanam lagi, karena memang bibitnya juga sudah siap, sudah ada. Jadi tinggal tanam aja. Wallahua’lam nanti kalau cuacanya tiba-tiba hujan lagi, tapi ya Insya Allah tidak,” ungkapnya, Jumat (18/7/2025).
Curah hujan yang mulai berkurang dalam beberapa pekan terakhir menjadi pertanda waktu yang tepat untuk memulai masa tanam, setelah sebelumnya menunggu kondisi lahan benar-benar kering.
Dengan kondisi cuaca yang lebih stabil dan dukungan teknis dari pemerintah, para petani berharap panen tahun ini bisa lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Harga tembakau yang cenderung naik juga menjadi harapan tersendiri untuk meningkatkan pendapatan mereka.
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












