MEMO – Kabar mencengangkan datang dari UNICEF! Direktur Eksekutifnya, Catherine M. Russell, baru-baru ini menyampaikan sebuah peringatan serius mengenai dampak krisis iklim yang menghantui anak-anak di seluruh penjuru bumi. Dalam forum Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) yang membahas Laporan AR6, ia mengungkapkan fakta yang sangat mengkhawatirkan bahwa saat ini, tak kurang dari 1 miliar anak berada dalam kondisi rentan akibat perubahan iklim yang semakin parah.
“Saat ini, ada 1 miliar anak di seluruh dunia yang hidup dalam bahaya ekstrem akibat perubahan iklim. Jika dunia ini gagal mengambil tindakan nyata, maka di masa depan, risiko ini akan mengancam seluruh anak tanpa terkecuali. Sudah saatnya kita menempatkan kepentingan anak-anak sebagai fokus utama dalam setiap tindakan terkait iklim,” tegas Russell, seperti yang dikutip dari laman resmi UNICEF pada hari Rabu (26/3/2025).
Menurutnya, perubahan iklim telah menyebabkan peningkatan frekuensi dan kekuatan bencana alam yang mengerikan. Beberapa di antaranya adalah gelombang panas yang mematikan, kekeringan berkepanjangan yang menyebabkan krisis air, badai topan yang dahsyat, banjir yang meluluhlantakkan, polusi udara yang semakin memburuk, serta penyebaran berbagai penyakit yang ditularkan melalui vektor.