Example floating
Example floating
Home

Gunung Ibu Berstatus Awas: 3.000 Warga Dievakuasi, Erupsi Capai 70 Kejadian Per Hari

Avatar
×

Gunung Ibu Berstatus Awas: 3.000 Warga Dievakuasi, Erupsi Capai 70 Kejadian Per Hari

Sebarkan artikel ini

MEMO – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan lebih dari 3.000 warga di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, harus segera dievakuasi untuk menghindari bahaya lontaran material vulkanis akibat erupsi Gunung Ibu.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, estimasi jumlah warga yang membutuhkan evakuasi ini didasarkan pada pengalaman saat tanggap darurat erupsi Gunung Ibu pada Mei 2024 lalu. Warga yang masuk dalam rencana evakuasi terutama berasal dari beberapa desa di Kecamatan Ibu Utara, seperti Desa Sangaji Nyeku dan Tokuoku, yang berada dalam radius terdampak erupsi.

Baca Juga: Langkah Strategis Pemkab Magetan Dorong Sayur Lokal Masuk SPPG Siap Edukasi Petani Agar Sesuai PSAT BGN Demi Tingkatkan Ekonomi Daerah

“Koordinasi lapangan di Halmahera Barat sudah berjalan cukup baik, hanya tinggal pelaksanaan evakuasi yang perlu digerakkan sesuai rencana,” kata Abdul Muhari di Jakarta, Kamis.

BNPB juga terus bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, TNI, Polri, Basarnas, serta Tagana untuk mempersiapkan evakuasi. Pelaksanaannya akan mengikuti rekomendasi dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik