Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Kediri

Ini Hasil Pemeriksaan KPK ; Proyek Dikerjakan Sendiri dengan Pinjam Bendera ke Rekanan

A. Daroini
×

Ini Hasil Pemeriksaan KPK ; Proyek Dikerjakan Sendiri dengan Pinjam Bendera ke Rekanan

Sebarkan artikel ini
hudoyo

hudoyo

 

FOTO ; Mantan Kepala Dinas PU Pengairan ,Hoedoyo saat akan masuk keruang pemeriksaan KPK di aula Mapolres Nganjuk .

NGANJUK, MEMO.CO.ID –

Pemeriksaan saksi saksi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) di aula Mapolres Nganjuk pada selasa siang ( 24/01 ) tercatat lebih banyak jumlah terperiksanya dibandingkan dengan hari pertama pemeriksaan. Tidak kurang dari 20 saksi terdiri dari pejabat eselon 2 dan 3 yang berasal dari dinas teknis beserta kelompok rekanan lokal termasuk tem sukses pemenangan bupati juga didatangkan untuk dimintai keterangan.

Dari data yang dihimpun, sejumlah kepala dinas seperti Ir. Jusuf Satrio Wibowo, MT ( Dinas PU Bina Marga ), : Ir Fajar Judiono, MSi ( Dinas PU Cipta Karya ), Ir Hoedoyo MM ( Dinas PU Pengairan ) beserta sejumlah kepala seksi dan kepala bidang juga ikut masuk daftar terperiksa sebagai saksi. Dengan banyaknya jumlah saksi yang diperiksa akhirnya memakan waktu panjang. Pemeriksaan dimulai pukul 09.30 WIB dan selesai hampir pukul 16.00 WIB.

Dari hasil wawancara dengan beberapa saksi ada yang menarik dan tergolong supraise ditelinga para wartawan. Diantaranya seperti dikatakan salah satu rekanan lokal berinisial ” Z ” menyinggung soal keterlibatanya bupati ikut andil dalam mengerjakan proyek daerah.

Menurut nara sumber penegerjaan proyek tersebut menggunakan bendera rekanan dengan cara meminjam. Disinggung pula peminjaman bendera rekanan tersebut ada nominal fee terhitung dari nilai pagu proyek. Jadi peminjam akan membayar fee bendera kepada pemilik CV dengan nominal atas dasar kesepakatan.

Ditanya sejumlah wartawan jenis pekerjaan yang dikerjakan bupati menurut nara sumber pokoknya yang berhubungan dengan proyek fisik. Untuk berapa nilai proyek dari dinas mana serta berlokasi dimana nara sumber tidak mau berkomentar banyak. Intinya pekerjaan itu berada di wilayah Nganjuk.” saya tidak bisa komentar masalah itu mas,” paparnya usai menjalani pemeriksaan.

Hal senada juga dikatakan Imam Ghozali yang mengaku sebagai tim sukses pemenangan bupati mengaku ada bendera rekanan yang dipinjam oleh bupati yang digunakan untuk mengerjakan saluran sungai. Proyek tersebut menurut Imam Ghozali berasal dari dinas PU pengairan. Hal yang sama saat ditanya wartawan nilai kontrak dan nama bendera yang dipinjam bupati dengan nada singkat menjawab tidak tahu.” Silahkan gali informasi ini ,” ucap Imam Ghozali kemarin ( 24/01 ).

Ditanya saat diperiksa KPK , dia menjawab ada 12 materi pertanyaan yang diajukan tem penyidik KPK bernama Wahyu. Termasuk salah satunya menyinggung nama salah satu rekanan bernama Sukoco. ” Dari 12 materi pertanyaan salah satunya mengenai nama rekanan lokal bernama Sukoco,” imbuhnya.

Ada apa dibalik nama Sukoco tersebut, Imam Ghozali masih belum bersedia memberi jawaban gamblang. Menurut dia pada saatnya wartawan akan mengetahui dibalik data yang dikantongi KPK yaitu rekanan bernama Sukoco. ” Tunggu perkembangan info selanjutnya aja mas,” pungkasnya. ( adi )

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini