Example floating
Example floating
Home

Wow! Proyek US$ 56 Miliar ASEAN dan Mitra Dialog Terungkap!

Alfi Fida
×

Wow! Proyek US$ 56 Miliar ASEAN dan Mitra Dialog Terungkap!

Sebarkan artikel ini
Wow! Proyek US$ 56 Miliar ASEAN dan Mitra Dialog Terungkap!
Wow! Proyek US$ 56 Miliar ASEAN dan Mitra Dialog Terungkap!

MEMO

Presiden RI, Joko Widodo, mengumumkan proyek senilai US$ 56 miliar dari ASEAN dan Mitra Dialog dalam ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF). Dalam artikel ini, kami akan membahas proyek tersebut, pentingnya AIPF bagi pertumbuhan ekonomi, serta sorotan dari panel-panel diskusi yang melibatkan para pemimpin global.

Baca Juga: Langkah Strategis Pemkab Magetan Dorong Sayur Lokal Masuk SPPG Siap Edukasi Petani Agar Sesuai PSAT BGN Demi Tingkatkan Ekonomi Daerah

AIPF: Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi dan Kerja Sama Wilayah Indo-Pasifik

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dengan tegas mengumumkan daftar proyek konkrit bernilai US$ 56 miliar yang melibatkan 166 proyek, dalam sebuah pengumuman yang bersejarah. Pengumuman ini diungkapkan oleh Kepala Negara saat ia membuka ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF) yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, pada hari Selasa, tanggal 5 September 2023.

AIPF sendiri bertujuan untuk mengukuhkan konektivitas, menciptakan peluang-peluang baru, dan mendorong kerja sama yang saling menguntungkan antara negara-negara anggota ASEAN dan wilayah Indo-Pasifik.

Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik

Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan semangat kerja sama yang proaktif dalam upaya membangun dasar yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi di masa depan. Di tengah gejolak ekonomi global, perekonomian ASEAN terbukti tangguh, bahkan melebihi rata-rata pertumbuhan ekonomi global.

Dengan demikian, AIPF menjadi salah satu instrumen yang mendorong ASEAN untuk menjelma sebagai “Epicentrum of Growth.” Sebagai kawasan yang menjadi rumah bagi beberapa negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, letak geografis ASEAN yang strategis di tengah-tengah wilayah Indo-Pasifik menjadikannya pemain utama dalam pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Usai Meyantap Nasi Gule Aqiqoh, Puluhan Warga Sumberbendo – Ngetos Keracunan Masal

Forum ini pun melanjutkan agenda dengan menggelar panel diskusi yang dihadiri oleh para pemimpin lembaga-lembaga internasional ternama, termasuk Presiden World Bank, Direktur Pelaksana IMF, Chairman World Economic Forum, dan Presiden ERIA.

Panel ini dipandu oleh Chatib Basri, mantan Menteri Keuangan Indonesia periode 2013-2014. Dalam diskusi panel ini, para panelis mengulas bagaimana ASEAN berhasil unggul dalam beberapa tahun terakhir, strategi mempertahankan pertumbuhan ekonomi, dan bagaimana ASEAN harus bersiap menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang.

Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, menyoroti kontribusi ASEAN yang mencapai 10% dari pertumbuhan ekonomi global, yang berarti dua kali lipat dari peran ASEAN dalam perekonomian global. Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang mengesankan ini, stabilitas makroekonomi dan keuangan sangat diperlukan.

Georgieva juga menekankan pentingnya bersama-sama mencari solusi untuk menjadikan ASEAN tangguh di tengah gejolak global yang tak terduga.

Presiden Jokowi Mengungkap Proyek Megah di ASEAN-Indo-Pacific Forum (AIPF)

Panel kedua juga menampilkan sejumlah pemimpin dari berbagai perusahaan ternama, seperti CSO Standard Chartered, CEO Thales Group, President Microsoft Asia, COO Masdar, dan Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI).