Example floating
Example floating
Infobis

Kinerja Holding BUMN Tambang Diapreasisi Kalangan Akdemisi

A. Daroini
×

Kinerja Holding BUMN Tambang Diapreasisi Kalangan Akdemisi

Sebarkan artikel ini
Kinerja Holding BUMN Tambang Diapreasisi Kalangan Akdemisi

Kinerja Mining Industry Indonesia (Mind ID) yang membuat sejumlah gebrakan di awal tahun, menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Salahnyanya akademisi sekaligus pengamat ekonomi energi dan pertambangan Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi.

Menurut Fahmi, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia telah melakukan berbagai terobosan di awal tahun 2022 ini, seperti Mou dengan PLN untuk smelter, MoU dengan PIHC untuk Potash, melakukan groundbreaking DME dan IAA merupakan langkah yang prinsip dan tepat selali.

Baca Juga: JUALAN TERPURUK! China dan India Tinggalkan Batu Bara RI, Industri Tambang Pusing Tujuh Keliling!

“Karena selama dua tahun pandemi Covid-19 beragam proyek untuk peningkatan energi sempat terhenti. Namun Mind ID agresif masuk ke bidang energi. Ini saya pikir dilakukan untuk mengatasi energi permasalahan energi yang ada saat ini,” ujar Fahmi.

Bahkan, Fahmi juga menegaskan, ada beberapa langkah yang harus dilakukan Mind ID agar beragam proyek peningkatan energi tersebut terwujud. Pertama, menghitung nilai investasi. Dalam proyek tersebut tidak hanya mengejar profit tapi pemanfaatannya untuk masyarakat.

Baca Juga: Dominasi China di Hilirisasi Tambang RI Menguat: Garap Nikel EV Raksasa, Lirik Proyek Batu Bara Mangkrak!

Kedua, sumber keuangan yang dimiliki Mind ID. Apakah beragam proyek tersebut menggunakan anggaran yang dimiliki atau dari luar. Oleh karena itu jika dalam proyek tersebut tidak cukup anggaranya maka bisa melakukan dengan uutang.

“Kalau utang maka harus dihitung pengembaliannya,” paparnya.

Baca Juga: Seluruh BUMN Bakal Berkumpul di Bawah Payung Danantara