NGANJUK, MEMO – Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang sebagian wilayah di Kabupaten Nganjuk yang terjadi pada sore hari hari ( Kamis,2/10/2025) sekitar pukul 15.30 WIB membawa bencana.
Tidak sedikit ada sejumlah atap dan teras rumah penduduk porak poranda diterjang angin puting beliung. Termasuk bekas warung makan dan puluhan pohon besar ditepi jalan raya tumbang menimpa kabel bertegangan tinggi milik PLN.

Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Nganjuk, lokasi kejadian ada di dua wilayah kecamatan. Yaitu Kecamatan Ngronggot dan Kecamatan Tanjunganom.
Untuk wilayah Kecamatan Ngronggot terdapat satu desa yang diterjang angin puting beliung. Yaitu di Dusun Barengan dan Dusun Bulakmiri Desa Kaloran. Di tempat kejadian tu tercatat ada beberapa atap rumah warga mengalami rusak sedang hingga berat. Termasuk panggung sholawatan yang rencana acaranya akan digelar hari ini juga mengalami berantakan disapu angin puting beliung.

Sementara di wilayah Kecamatan Tanjunganom ada tiga desa yang diterjang puting beliung. Yaitu Desa Jogomerto, Desa Malangsari dan lingkungan Pengkol Klurahan Warujayeng.
Di tiga tempat kejadian tersebut selain banyak pohon besar yang tumbang, juga ada sejumlah atap rumah warga berantakan. Termasuk satu papan reklame berukuran besar yang berada di depan Masjid Jami’ Nurul Huda Klurahan Warujayeng di jalan A.Yani nyaris patah. Termasuk ada satu bekas warung makan roboh rata dengan tanah.

” Datangnya angin puting beliung awalnya ditandai suara gemuruh. Datangnya dari arah Utara dengan kecepatan angin sangat kencang. Durasi sapuan angin kisaran sepuluh menit lebih,” terang para warga di Desa Jogomerto.
Akibat kejadian itu aliran listrik padam beberapa jam. Jalan desa dan rumah rumah penduduk jadi gelap gulita. Dimungkinkan ada kabel putus tertimpa pohon. Dan listrik baru menyala sekitar pukul 19. 40 WIB.

Dengan peristiwa itu , tidak menunggu lama dari petugas BPBD langsung gerak cepat terjun ke TKP guna melakukan pemotongan sejumlah pohon berukuran besar yang tumbang ke jalan raya. Termasuk melakukan koordinasi dengan pihak PLN untuk melakukan perbaikan saluran listrik yang putus.
Diinformasikan juga, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil yang belum bisa ditafsir nominalnya. Untuk evakuasi materiil pohon yang belum berhasil dibersihkan pada malam hari ini akan diteruskan pada besok hari. ( Adi)












