Example floating
Example floating
NGANJUK

26 Tahun Dari Jembatan Gladak Kayu Jadi Jembatan Kontruksi Baja, Hari Ini Diresmikan Kang Marhaen, Warga Banjarejo Sujud Syukur

Mulyadi Memo
×

26 Tahun Dari Jembatan Gladak Kayu Jadi Jembatan Kontruksi Baja, Hari Ini Diresmikan Kang Marhaen, Warga Banjarejo Sujud Syukur

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Perhatian Pemerintah Daerah dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur di 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk terus digulirkan.

Tidak hanya pembangunan dan rehabilitasi jalan daerah saja yang dijadikan skala prioritas,.Namun sesuai kewenangan dan tupoksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR) selaku leading sektor pengerjaan kegiatan fisik ini juga melakukan pengelolaan jembatan , sumber daya air, bina kontruksi dan penataan bangunan/ruang.

Baca Juga: Diduga Terpeleset Ke Sungai, Dua Jam Terseret Arus, Lansia Asal Lingkungan Pengkol Warujayeng Ditemukan Tidak Bernyawa

Terbukti pada sore hari ini ( Kamis,22/01/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, Bupati Nganjuk ,Marhaen Jumadi telah meresmikan sekaligus membuka fasiltas umum berupa jembatan penghubung antar desa yang ada di Desa Banjarejo Kecamatan Rejoso.

Baca Juga: Memasuki Tahun Ke 7 Baksos Di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Kades Sukorejo Serahkan Bantuan Sepeda Untuk 8 Anak Yatim Piatu

Peresmian jembatan baru Banjarejo tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng, pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti oleh Kang Marhaen panggilan akrab orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk ini.

Baca Juga: Sambut Datangnya Nuzulul Qur'an, LSM GAKK Gandeng Relawan PDIP Bagi Bagi Puluhan Paket Sembako Untuk Kaum Dhuafa

” Alhamdulillah impian panjang masyarakat disini untuk memiliki jembatan yang lebih layak akhirnya bisa terwujud. Dulunya disebut jembatan gladak karena kontruksinya terbuat dari kayu, sekarang dirubah total jadi jembatan berkontruksi baja,” ujar Kang Marhaen dihadapan para awak media usai peresmian.

Disampaikan Kang Marhaen juga bahwa sebelum dibangun jembatan baru ini dulunya jembatan ini oleh masyarakat setempat disebut jembatan gladak. Karena lantai jembatanya berbahan dari papan kayu. Umur bangunan jembatan gladak hampir 26 tahun.

” Pagu anggaran pembangunan jembatan ini menelan biaya dari APBD tahun anggaran 2025 sebesar Rp 1,972.327.300,- atau mendekati angka Rp 2 milyar. Dengan volume jembatan panjang 27 meter lebar 3,8 meter ,” terang Kang Marhaen juga.

Untuk diketahui pelaksana pengerjaan pembangunan jembatan baru Banjarejo ,Rejoso ini di kerjakan oleh CV, ALIYYAH, dengan masa pengerjaan selama sembilan puluh ( 90 ) hari.

Hadir dalam acara peresmian jembatan baru Banjarejo ini Kepala Dinas PUPR ,O,nny Supriyono, S.T,M.M, Anggota Komisi IV DPRD Nganjuk dari fraksi PDIP , Marianto S.Sos.,M.A.P.

Termasuk jajaran Forpimcam Kecamatan Rejoso terdiri dari Camat ,Kapolsek serta Danramil 0815 Rejoso, juga seluruh Kepala Desa se Kecamatan Rejoso serta masyarakat sekitar.

” Atas nama pemerintahan desa Banjarejo kami mengucapkan beribu ucapan terimakasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini bupati dan dinas PUPR yang telah membangun jembatan baru jauh lebih layak dan berkualitas,” tutur Kepala Desa Banjarejo, Sukarmi usai acara peresmian. ( Adi )