-
Wisata air legendaris Sumber Ubalan di Kediri resmi beroperasi kembali dengan wajah baru.
-
Tercatat sebanyak 3.500 wisatawan memadati area kolam pada hari pertama pembukaan.
Baca Juga: Sidang Tipikor Ungkap Perusahaan Anggota DPRD dari PDIP Kediri, Borong Proyek Konsumsi hingga Laptop
-
Pemerintah daerah memberikan akses masuk gratis sebagai bentuk promosi masa transisi.
Antusiasme Masyarakat Menikmati Destinasi Wisata Alam Kolam Ubalan
KEDIRI, MEMO – Destinasi wisata air legendaris di Kabupaten Kediri, Sumber Ubalan, kembali menyapa masyarakat dengan suasana baru yang lebih segar. Sejak pintu gerbang dibuka pada hari pertama operasionalnya, gelombang wisatawan langsung membanjiri lokasi yang terletak di kawasan strategis tersebut.
Baca Juga: Pengakuan Mantan Dosen Uniska Kediri Jadi Otak Manipulasi Nilai Seleksi Perangkat Desa
Tidak tanggung-tanggung, data di lapangan menunjukkan lebih dari 3.500 pengunjung datang silih berganti untuk merasakan kejernihan air sumber alami yang menjadi daya tarik utama objek wisata ini setelah sekian lama dinantikan kehadirannya kembali oleh publik.
Kembalinya operasional Sumber Ubalan menjadi oase bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya yang merindukan destinasi wisata keluarga yang terjangkau namun memiliki nilai sejarah dan alam yang kuat.
Baca Juga: Kepala Dinsos Menyerah, Paska Ancaman Demo Puluhan Kepala Desa se Kecamatan
Pada momen pembukaan ini, pengelola mencatat lolonjakan jumlah kunjunganang sangat signifikan dibandingkan periode sebelum dilakukan pembenahan. Antrean kendaraan tampak mengular di area parkir sejak pagi hari, menandakan bahwa daya tarik wisata alam di kaki Gunung Kelud ini tetap menjadi primadona meski kompetisi tempat hiburan modern semakin ketat.
Keputusan pemerintah setempat untuk membuka kembali Sumber Ubalan bukan tanpa alasan. Reaktivasi ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi aset daerah guna meningkatkan sektor pariwisata kerakyatan.
Untuk memeriahkan fase “re-opening” ini, pihak pengelola menerapkan kebijakan masuk tanpa biaya atau gratis selama dua hari pertama. Strategi ini terbukti sangat efektif dalam menarik minat warga yang ingin mengisi waktu libur bersama keluarga tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Meskipun diserbu ribuan orang dalam satu waktu, pihak pengelola telah menyiagakan personel keamanan dan petugas kebersihan untuk memastikan kenyamanan tetap terjaga. Area kolam utama menjadi titik paling padat, di mana anak-anak dan orang dewasa terlihat antusias bermain air yang bersumber langsung dari tanah tersebut.
Selain kolam renang, beberapa sudut yang telah dipercantik dengan fasilitas pendukung baru juga menjadi spot favorit bagi pengunjung untuk berswafoto. Kehadiran pepohonan besar yang rindang di sekitar sumber air memberikan atmosfer sejuk yang sulit didapatkan di pusat kota.
Namun, fase gratis ini hanyalah bagian dari masa sosialisasi. Setelah periode promosi pembukaan berakhir, manajemen akan mulai memberlakukan tarif tiket masuk sesuai dengan regulasi peraturan daerah yang berlaku.
Pendapatan dari tiket tersebut nantinya akan digunakan kembali untuk pemeliharaan sarana, peningkatan fasilitas, serta menjaga keasrian ekosistem Sumber Ubalan agar tetap berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Ke depan, diharapkan Sumber Ubalan tidak hanya sekadar menjadi tempat berenang, tetapi juga pusat edukasi lingkungan dan pelestarian sumber mata air.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengevaluasi infrastruktur pendukung, mulai dari akses jalan hingga area UMKM di sekitar lokasi, guna memastikan perputaran ekonomi lokal ikut terdongkrak seiring dengan meningkatnya tren kunjungan wisatawan.
Keberhasilan pembukaan kembali Sumber Ubalan dengan angka kunjungan yang fantastis ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan pariwisata berbasis alam di wilayah Kediri. Dengan pengelolaan yang profesional dan kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan, destinasi ini diprediksi akan kembali menduduki jajaran wisata unggulan di Jawa Timur dalam waktu dekat.
FAQ
Kebijakan gratis hanya berlaku selama dua hari pertama masa pembukaan kembali sebagai bentuk promosi kepada masyarakat.
Daya tarik utamanya adalah kolam pemandian dengan air sumber alami yang jernih dan segar, dikelilingi oleh pepohonan besar yang asri.
Wisata ini terletak di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dengan akses jalan yang mudah dijangkau dari pusat kota.
Wisata ini umumnya dibuka setiap hari mulai pagi hingga sore hari mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pengelola setempat.












