
Kediri Memo.co.id
Warga keluhkan gorong gorong ke Walikota. Menindaklanjuti keluhan warga dalam acara Kopi tahu di Kelurahan Setonopande Kota Kediri pada Jumat lalu, Walikota Kediri Abdullah Abubakar memerintahkan beberapa satuan kerja untuk mengecek lokasi terkait keluhan dari warga Setonopande Kecamatan Kota Kediri.
Baca Juga: Strategi Mas Dhito Adopsi Standar Etika Parlemen Pusat demi Integritas Pejabat Kediri
Dalam acara Kopitahu tersebut, warga Kelurahan Setonopande mengeluhkan jika di Jalan Samratulangi, selalu terjadi banjir jika turun hujan. Dari hasil sidak hari ini, Senin (20/2/17) Satuan Kerja dari PU, dan Dinas Perumahan dan pemukiman (PERKIM), Kominfo serta dari pihak Kelurahan, ternyata didalam gorong-gorong tersebut banyaknya tanah lumpur di dalam gorong-gorong, yang mengakibatkan melubernya air dari gorong-gorong jika hujan deras hingga menyebabkan banjir. Kemudian penerangan jalan umum yang padam.
Kemudian, di Jalan Sultan Agung keluhan masyarakat Setonopande juga sama yaitu gorong-gorong yang tersumbat. Kabag Humas Pemerintah Kota Kediri Apip Permana mengatakan,”untuk menindaklanjuti keluhan dari masyarakat pihak Pemkot Kediri langsung turun ke lokasi. Setelah di cek ke lokasi, ada tiga titik terdapat lima permasalahan ,gorong-gorong yang terdapat di tanah milik PJKA, sehingga Pemerintah Kota Kediri akan berkoordinasi dengan pihak PJKA.
Namun, untuk gorong-gorong yang tidak berkaitan dengan PJKA, pihak Pemerintah Kota Kediri langsung melakukan pengerukan. Selain itu, Pemerintah Kota Kediri juga akan langsung melakukan pemasangan lampu PJU di Jalan Samratulangi Kota Kediri, ada tiga titik terdapat lima permasalahan yang yang dikeluhkan warga tapi hanya dua permasalahan yang langsung bisa ditindak lanjuti oleh Pemkot Kediri,” pungkas Apip Permana. (eko)












