Ia menambahkan, sejak TPA beroperasi, warga sekitar merasa terganggu dan berharap ada perhatian serius dari pemerintah. Salah satu yang ditunggu warga adalah kompensasi yang sempat dijanjikan dalam beberapa pertemuan sosialisasi beberapa waktu lalu. Namun hingga kini, kompensasi tersebut belum juga disalurkan.
“Katanya mau dicairkan waktu bulan puasa kemarin, tapi sampai sekarang belum juga. Warga terus menunggu, tapi belum ada informasi resmi,” tambahnya.
Selain soal bau, warga juga mengkhawatirkan dampak lingkungan jangka panjang jika kondisi ini terus dibiarkan. Mereka berharap pemerintah segera bertindak dan memberi solusi yang nyata agar kehidupan warga tidak terus terganggu oleh keberadaan TPA.












