Menurut Yusuf, fenomena bullying terjadi karena kurangnya keberanian anak untuk mengungkapkan pendapat, menolak hal yang tidak benar, atau memberitahukan jika ada sesuatu yang tidak beres. Terkadang kurangnya bersosial menjadi pemicu utama, memiliki rasa takut yang brlebihan dan kurangnya komunikasi juga akan menimbulkan diskriminasi.
Yusuf mengatakan bahwa MPLS dengan tema “Sekolahku, Rumahku, Guruku, Orang Tuaku” bertujuan untuk membentuk karakter siswa, memperkenalkan lingkungan sekolah, serta membangun hubungan positif antara siswa baru dengan kakak kelas. “Kami berharap MPLS yang akan berlangsung selama satu minggu ini bisa menjadi awal masuk ke sekolah yang menyenangkan dan aman dari tindakan bullying,” kata Yusuf.












