Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan hangat menyambut kedatangan Presiden Tanzania, Samia Suluhu Hassan, dalam kunjungan kenegaraan. Upacara penyambutan tersebut berlangsung dengan khidmat di Istana Bogor pada hari Kamis (25/1/2024).
Kedatangan rombongan presiden Samia tercatat sekitar pukul 10.30 WIB, diiringi oleh pasukan berkuda dan kelompok penyambut yang mengenakan busana tradisional. Suara riuh para anak-anak dalam rombongan terdengar memekikkan kata-kata “Selamat datang di Indonesia.”
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
Setibanya di halaman Istana, Samia diterima oleh Jokowi, dan upacara kenegaraan dimulai dengan pengucapan lagu kebangsaan dari masing-masing negara.
Pada tahap berikutnya, para pemimpin negara memperkenalkan delegasi dari masing-masing negara. Dari pihak Indonesia, tampak hadir Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Dirjen Protokol dan Konsuler, Kementerian Luar Negeri/Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto.
Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat
Delegasi Kuat dan Perjanjian Bersama: Jejak Langkah Diplomasi Pemimpin
Pengaturan yang baru dalam upacara penyambutan ini melibatkan prosesi defile atau langkah tegap dari pasukan penyambutan yang dipimpin oleh para pemimpin negara. Setelah itu, keduanya berjalan menuju Ruang Teratai untuk melakukan sesi foto bersama dan menandatangani buku tamu.
Presiden Jokowi kemudian mengajak Presiden Samia ke veranda belakang Istana Bogor untuk berbincang-bincang sejenak. Keduanya kemudian melakukan prosesi penanaman pohon perdamaian.
Selanjutnya, para pemimpin negara kembali ke Istana untuk melanjutkan pertemuan tatap muka dan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral.
Kesuksesan Kunjungan Kenegaraan: Indonesia dan Tanzania Menandatangani Kesepakatan Penting dan Menanam Pohon Perdamaian
Dalam suasana yang penuh diplomasi, Presiden Jokowi dan Presiden Samia mengakhiri serangkaian upacara dengan pertemuan tatap muka dan bilateral. Kesepakatan penting pun dijalin, mencakup sejumlah sektor kunci seperti kesehatan, investasi, dan hubungan bilateral.
Penandatanganan perjanjian bersama menjadi langkah konkrit yang memperkuat kerjasama antar negara. Proses ini ditutup dengan haru biru saat keduanya bersama-sama menanam pohon perdamaian, simbol dari hubungan yang diharapkan akan terus tumbuh subur.
Dengan kesuksesan kunjungan ini, Indonesia dan Tanzania melangkah menuju masa depan yang penuh potensi dan kerjasama yang erat.