Lamongan Memo co.id– Dalam semangat pengorbanan dan kepedulian sosial, warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjalankan ibadah kurban tahun ini.
Sebanyak 300 ekor sapi dan 525 ekor kambing disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat sekitar, tanpa membedakan latar belakang dan status sosial.
Kegiatan yang mengangkat tema “Ikhlas Berkorban, Ikhlas Berbagi” ini menjadi bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Islam, bukan hanya dalam aspek ritual, tetapi juga sosial.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Ketua DPD LDII Kabupaten Lamongan, Drs. H. Agus Yudi, M.Pd, menyampaikan bahwa ibadah kurban mengandung dua dimensi penting dalam kehidupan umat Islam.
“Ibadah kurban memiliki dua dimensi. Dimensi agama dan sosial. Hablum minallah dan hablum minannas. Kurban bukan hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, tetapi juga sarana untuk mempererat kepedulian kepada sesama,” jelas Haji Agus.
Baca Juga: Bantah Lakukan Pemukulan Sekdes Dimong Madiun Protes Keputusan Mutasi Sepihak
Proses penyembelihan dan pembagian daging kurban dilaksanakan secara tertib dan profesional, melibatkan relawan dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda hingga tokoh masyarakat.
Penyembelihan hewan kurban dipusatkan di Beringin IV Lamongan, tepatnya di Kantor DPD LDII Lamongan, yang menjadi sentra utama kegiatan ini.
Daging kurban kemudian didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga, termasuk mereka yang kurang mampu dan terdampak secara ekonomi.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar warga. Kebahagiaan terpancar dari wajah penerima daging kurban yang merasa dihargai dan diperhatikan.
Dengan jumlah hewan kurban yang begitu besar, LDII Lamongan tidak hanya menunjukkan kapasitas dalam berkurban, tetapi juga kualitas keikhlasan dalam berbagi. Ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan nilai kemanusiaan tetap hidup di tengah masyarakat, terlebih di momen Hari Raya Iduladha.
“Kami berharap semangat ikhlas beramal dan ikhlas berbagi ini bisa terus tumbuh, tidak hanya saat Iduladha, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Haji Agus.
Melalui kegiatan ini, LDII Lamongan mengajak seluruh masyarakat untuk terus memupuk nilai-nilai kemanusiaan, saling membantu, dan memperkuat persaudaraan demi terciptanya masyarakat yang harmonis dan sejahtera.(aza).












