Example floating
Example floating
TULUNGAGUNG

Tulungagung 212 Turun Gunung! Aksi Raksasa Sudah Dijadwalkan, DPRD Diminta Turun Tangan

Prawoto Sadewo
×

Tulungagung 212 Turun Gunung! Aksi Raksasa Sudah Dijadwalkan, DPRD Diminta Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Aksi Raksasa Sudah Dijadwalkan, DPRD Diminta Turun Tangan

Tak berhenti di situ, Tulungagung 212 bersama warga Ngrejo merencanakan aksi besar-besaran pada Selasa, 2 Desember 2025, dengan perkiraan massa mencapai 2.000 orang.

Ketua Tulungagung 212, Rahmat Putra Perdana (Mas Dana), menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses ini dengan pendekatan damai dan terbuka.

Baca Juga: OTT KPK di Tulungagung: Bupati Gatut Sunu Wibowo Diamankan Bersama 15 Orang, Harta Rp20 Miliar Jadi Sorotan

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak. Harapan kami, aksi damai maupun aktivitas di Desa Ngrejo bisa berjalan baik tanpa ada campur tangan pihak yang tidak bertanggung jawab. Tulungagung 212 hadir sebagai ruang aspirasi dan informasi publik, untuk menyatukan langkah demi Tulungagung maju,” ujar Mas Dana.

Seiring memburuknya kondisi lingkungan akibat curah hujan tinggi ditambah dampak pekerjaan JLS, Tulungagung 212 bersama warga Ngrejo juga melayangmelayangkan surat resmi kepada Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung meminta digelar audiensi bersama PT HK Gala.

Baca Juga: KPK Guncang Jawa Timur Amankan 16 Orang dalam Operasi Tangkap Tangan Bupati Tulungagung

  • Audiensi dijadwalkan pada:
    • Hari/tanggal: Senin, 1 Desember 2025
    • Waktu: 15.00 WIB
    • Perihal: Audiensi dampak kerugian pembangunan JLS
    • Tempat: Kantor DPRD Kabupaten Tulungagung

Dalam surat tersebut, warga menegaskan bahwa permohonan audiensi dibuat berdasarkan musyawarah mufakat, tanpa kepentingan pribadi, politik, atau kelompok tertentu.

“Ini murni demi Desa Ngrejo dan TuTulungagungKami ingin satukan tekad, satukan langkah, untuk Tulungagung maju,” tulis pernyataan resmi yang ditandatangani perwakilan Tulungagung 212.

Baca Juga: Ancaman Longsor Intai Jalur Lintas Selatan Tulungagung Akibat Kondisi Lereng Tebing Belum Stabil

Masyarakat Ngrejo berharap masalah bisa ditangani sebelum proyek PT HK Gala di JLS selesai. Mereka meminta kejelasan—kepastian bahwa dampak lingkungan yang dialami warga tidak dibiarkan menjadi warisan masalah di kemudian hari.