MEMO – Tim gabungan dari BPBD Kota Denpasar berhasil mengevakuasi seluruh korban tanah longsor yang terjadi di Jalan Kendedes I, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara. Bencana ini menelan lima korban jiwa dan menyisakan tiga orang yang berhasil selamat.
Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk TRC BPBD Kota Denpasar, Basarnas, Damkar Kota Denpasar, TNI, Polri, PMI Kota Denpasar, serta dukungan dari Dinas Sosial, PUPR Kota Denpasar, dan PUPR Provinsi Bali. Upaya bersama ini dilakukan untuk menangani dampak longsor yang terjadi pada Senin pagi, 20 Januari 2025, sekitar pukul 07.00 WITA.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Made Rentin, longsor ini dipicu oleh curah hujan yang sangat tinggi di Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara. Akibatnya, lima rumah tertimbun tanah, mengakibatkan lima kepala keluarga terdampak, dengan empat orang ditemukan meninggal di lokasi kejadian. Para korban yang meninggal dunia adalah Dwi (L), Wito (L), Didik (L/25 tahun), dan Kesono (L). Sementara itu, satu korban atas nama Syarif masih dalam pencarian.
Selain korban meninggal, tiga orang yang mengalami luka-luka langsung dirujuk ke RS Surya Usadha untuk mendapatkan perawatan. BPBD juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana serupa, mengingat Bali telah memasuki musim hujan dengan curah hujan tinggi berdasarkan peringatan dini dari BBMKG Wilayah III Badung.
“Semakin seringnya bencana terjadi, kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko bencana. Mari bersama-sama wujudkan Bali yang tangguh menghadapi bencana,” pesan BPBD Provinsi Bali.
Warga diminta untuk mematuhi imbauan dan terus memantau informasi dari pihak berwenang agar dapat mengantisipasi potensi banjir dan longsor di wilayah mereka.












