MEMO – Kurang lima hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, situasi arus lalu lintas di sepanjang jalan Tol Cipali, terutama dari arah Ibu Kota Jakarta menuju Cirebon, menunjukkan peningkatan kepadatan yang signifikan pada Rabu (26/3/2025) malam. Terpantau hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 46.500 kendaraan telah melintasi gerbang tol Cikopo yang menjadi titik penting penghubung dari Jakarta menuju Cirebon.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, pada hari Rabu (26/3/2025). Ia menjelaskan bahwa jumlah kendaraan yang melintas pada hari tersebut mengalami lonjakan yang cukup besar, yakni meningkat sebesar 77 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas pada jam yang sama di hari sebelumnya. Sebaliknya, arus kendaraan yang bergerak dari arah Cirebon menuju Jakarta juga mengalami kenaikan, meskipun tidak sebesar arah sebaliknya. Tercatat ada sekitar 18.600 kendaraan yang melewati Cikopo menuju Jakarta, atau meningkat 12 persen dari volume lalu lintas hari sebelumnya.
Melihat kondisi ini, Ardam Rafif mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang merasa lelah selama perjalanan untuk memanfaatkan fasilitas *rest area* yang tersedia atau keluar di gerbang tol terdekat untuk beristirahat sejenak. Sementara itu, kepadatan arus lalu lintas tidak hanya terjadi di Tol Cipali, tetapi juga melanda ruas jalan tol Jakarta-Cikampek.
Senada dengan hal tersebut, Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, membenarkan adanya peningkatan kepadatan di jalan tol selama periode mudik Lebaran 2025 ini. Berdasarkan data yang dihimpun oleh PT Jasamarga Transjawa Tol, terhitung sejak H-10 hingga H-6 menjelang Lebaran 2025, sebanyak 204.631 kendaraan telah bergerak menuju wilayah timur Transjawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Ria Marlinda menambahkan bahwa total volume kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan, mencapai 48,8 persen. Angka ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang biasanya hanya sekitar 137.528 kendaraan.












