MEMO – Banjir yang menggenangi akses Tol Soedyatmo menuju Bandara Soekarno-Hatta masih belum surut, sehingga Polresta Bandara Soetta terus memberlakukan pengalihan arus lalu lintas. Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir masih berlanjut hingga Jumat (31/1/2025) dini hari, memperparah kondisi genangan di jalur utama menuju bandara.
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Ronald F.C. Sipayung, mengonfirmasi bahwa jalur bawah Tol Soedyatmo yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta masih harus ditutup sementara karena kondisi air yang belum surut.
“Genangan air masih cukup tinggi di KM 26, tepatnya di persimpangan dari Cengkareng menuju Bandara Soekarno-Hatta. Meskipun masih bisa dilalui kendaraan, pengendara tetap diminta waspada,” ujar Ronald dalam keterangannya pada Jumat (31/1/2025).
Banjir yang merendam ruas jalan Tol Soedyatmo memiliki ketinggian bervariasi, mulai dari 10 hingga 50 cm.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
📌 Jalur A:
- KM 26 masih tergenang air setinggi 10 cm.
- KM 31 juga mengalami genangan serupa.
📌 Jalur B:
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
- KM 26+400, air mencapai 40 cm, sehingga dilakukan pengalihan arus lalu lintas ke jalur atas sejak KM 21.
- KM 26.400, air naik hingga 50 cm, sehingga kendaraan dari Bandara Soekarno-Hatta dialihkan ke jalur atas sejak KM 28B.
- KM 25 Jalur B Atas, banjir setinggi 15 cm masih menggenangi jalur kiri sejak Selasa malam.
Dengan kondisi banjir yang masih menghambat lalu lintas di Tol Soedyatmo, para pengendara yang hendak menuju atau keluar dari Bandara Soekarno-Hatta diimbau untuk menggunakan jalur alternatif serta selalu memantau informasi terkini mengenai lalu lintas.
Pihak kepolisian terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak pengelola tol untuk memastikan pengendara tetap dapat melintas dengan aman sambil menunggu surutnya genangan air.












