Kediri, Memo
Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serius menguatkan kualitas pelayanan publik digitalnya. Pada Rabu (17/9), Diskominfo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Data dan Laporan Layanan Publik Halo Masbup 2.0 di Fave Hotel, yang dihadiri oleh 84 admin dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, dalam sambutannya menegaskan peran vital para admin sebagai garda terdepan komunikasi pemerintah. Ia menekankan bahwa kepercayaan (trust) masyarakat adalah kunci stabilitas pemerintahan.
“Dengan adanya trust (kepercayaan), kita layak melaksanakan tugas itu. Tentu penyelenggaraan pemerintahan akan lebih stabil, kebijakan dan program bisa direspons serta berjalan dengan baik,” ujarnya, mendorong para admin untuk memanfaatkan bimtek guna meningkatkan kualitas layanan.
Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri, Nur Miftahul Fuad, menjelaskan bahwa bimtek ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk memperkuat implementasi Halo Masbup 2.0 di seluruh OPD, khususnya terkait standarisasi dalam merespons aduan. Kedua, mengintegrasikan sistem pengelolaan aduan Halo Masbup dengan Dhahanapura Kadiri Command Center.
Baca Juga: Skandal Seleksi Perangkat Desa Kediri Terbongkar, Unisma Akui Proses Ujian Tidak Benar Harus Dicabut
Selaras dengan arahan Sekda, Fuad menekankan bahwa admin harus memposisikan diri sebagai perwakilan resmi Pemerintah Kabupaten Kediri dan Bupati Hanindhito Himawan Pramana. Ini penting untuk membangun kepercayaan publik.
Sebagai bentuk transparansi, Fuad juga merencanakan agar hasil tindak lanjut aduan melalui Halo Masbup akan dipublikasikan kepada masyarakat. “Harapannya bisa dipublikasikan sehingga masyarakat tahu bahwa aduan mereka mendapat respon baik dari Mas Bupati dan Pemkab Kediri,” imbuhnya.
Baca Juga: Sidang Tipikor Ungkap Perusahaan Anggota DPRD dari PDIP Kediri, Borong Proyek Konsumsi hingga Laptop
Halo Masbup 2.0 sendiri merupakan upgrade signifikan dari versi sebelumnya. Versi terbaru ini dilengkapi dengan tampilan interaktif, fitur kecerdasan buatan (AI) yang mempercepat interaksi awal, dan peningkatan kompatibilitas serta keamanan sistem.
Perubahan paling krusial adalah pemangkasan waktu respons aduan. Waktu tindak lanjut aduan yang semula 2×24 jam, kini dipersingkat menjadi 1×24 jam. Hingga saat ini, aplikasi aduan tersebut telah berhasil menindaklanjuti lebih dari 19 ribu aduan.
Bimtek ini menghadirkan dua narasumber ahli: Dimas Setiawan Dwi Atmaja (CV Mitra Teknologi Digital) yang fokus pada manajemen layanan publik berbasis Halo Masbup 2.0 dan pengelolaan data statistik. Serta Desi Ana Budi Nur Cahyani (Managing Director GOVE Digital Agency) yang membawakan materi strategi menjawab keluhan masyarakat dengan cepat dan tepat guna membangun kepercayaan publik. ( Adv/Kominfo)












