Pihaknya akan melakukan upaya preventif, imbauan, dan tindakan refresifnya. Jika di lapangan ada ditemukan yang menimbun minyak goreng akan diberikan tindakan tegas. Termasuk gudang-gudang yang mendapatkan droping dari distributor jika dalam 1×24 jam barangnya tidak dikeluarkan akan ditegur.
“Itu untuk menjaga pendistribusian minyak goreng ke masyarakat tidak terganggu dan tidak ada penyelewengan,” imbuhnya.
Dirinya melihat stok minyak goreng yang dijual sudah dengan harga yang disesuaikan. Barang yang dikeluarkan dan dipasang di display disesuaikan dengan animo permintaan masyarakat. Sebagian lagi dikeluarkan untuk keesokan harinya sambil meminta ke distributor untuk dikirim kembali ketika stok sudah kosong.
“Jadi kami pastikan sekali lagi bahwa stok aman, masyarakat juga jangan sampai panic buyying atau membeli barang dalam jumlah banyak, karena stok tersedia,” pungkasnya.












