MEMO,Bangkalan: Kecelakaan mengerikan mengguncang jalur utama Madura karena tetesan air garam dari truk, mengakibatkan banyak korban laka tunggal.
Salah seorang korban, Syamsul Arifin, berbagi pengalaman mencekam saat dia menjadi salah satu korban kecelakaan tersebut.
Pengendara Korban Kecelakaan Tunggal Berbagi Pengalaman Mengerikan di Jalur Madura
Dampak dari tetesan air yang berasal dari truk mengangkut garam di jalur utama Madura, yang melintasi jalan raya Blega hingga jalan raya Galis Bangkalan, telah menyebabkan banyak kecelakaan tunggal.
Oleh karena itu, para pengendara, terutama mereka yang mengendarai sepeda motor, dihimbau untuk berhati-hati dan waspada.
Polisi Galis Bangkalan Himbau Pengendara: Waspadai Bahaya Tetesan Air Garam
Salah satu korban kecelakaan tunggal di jalan Raya Peterongan Galis Bangkalan, yaitu Syamsul Arifin, menceritakan pengalamannya.
Dia sedang dalam perjalanan pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Sampang dari Bangkalan ketika kecelakaan terjadi. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 05.00 pagi ketika dia mencoba mendahului truk yang berada di depannya.
“Ketika itu, saya sempat kehilangan kesadaran dan akhirnya dilarikan ke puskesmas karena mengalami luka di lutut, tangan kanan, tangan kiri, wajah, dan dada. Saya merasakan rasa nyeri yang sangat hebat.
Kejadian serupa juga dialami oleh pengendara lain. Kami mengharapkan pihak berwenang segera mengambil tindakan,” ucapnya pada hari Senin, tanggal 4 September 2023.
Sementara itu, Aipda Komang Adi, seorang anggota Polsek Galis Bangkalan, menjelaskan bahwa untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang terus-menerus akibat tetesan air garam dari truk yang melintas, mereka secara rutin melakukan patroli.
Selain itu, mereka memberikan himbauan dan edukasi kepada pengendara truk yang membawa garam dan pengendara sepeda motor lainnya yang melintas di jalur tersebut.
“Bagi pengendara, terutama yang melintas pada dini hari antara pukul 02.00 hingga 08.00 pagi, jika menemui jalanan basah, kami sangat menyarankan untuk berhati-hati, menghindari genangan air, dan mengurangi kecepatan kendaraan,” ucapnya.












