Example floating
Example floating
Peristiwa

Terkuak! Dalang di Balik Grup “Cinta Sedarah” Berakhir di Tangan Polisi

A. Daroini
×

Terkuak! Dalang di Balik Grup “Cinta Sedarah” Berakhir di Tangan Polisi

Sebarkan artikel ini
Admin Grup Cinta Sedarah Dibekuk, Diduga Sebarkan Konten Inses

Gresik, Memo | -Di tengah hiruk pikuk dunia maya yang kian tanpa batas, sebuah laporan meresahkan datang dari masyarakat Gresik. Sebuah grup di platform Facebook bernama “Cinta Sedarah” santer disebut-sebut menyebarkan konten pornografi yang tak hanya cabul, namun juga diduga kuat berbau inses. Kabar ini sontak menyulut kegelisahan, hingga akhirnya menggerakkan aparat kepolisian untuk turun tangan.

Jejak Digital Sang Administrator

Adalah IDG, seorang pria berusia 44 tahun asal Denpasar, Bali, yang kini harus berhadapan dengan hukum. Ia ditangkap oleh tim Satreskrim Polres Gresik di kediamannya, setelah disinyalir sebagai administrator utama grup kontroversial tersebut. Penangkapan ini bukan sekadar penangkapan biasa; ia membuka tabir tentang bagaimana konten-konten menyimpang bisa begitu leluasa beredar di ranah digital.

Baca Juga: Anak Bakar Rumah Orang Tua di Pati Akibat Ayah Bawa Selingkuhan ke Rumah

“Pemilik admin sudah kami amankan. Saat ini masih kami kembangkan dan dalami motifnya,” ungkap AKP Abid Uais Al-Qarni, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik, dengan nada serius. Kalimat singkat itu menyiratkan betapa rumitnya jejak digital yang harus dibongkar demi mengungkap kebenaran di balik grup tersebut.

Berawal dari Laporan Warga

Kisah penangkapan IDG bermula dari laporan warga Gresik yang merasa terganggu dengan konten-konten yang disebarkan “Cinta Sedarah”. AKBP Rovan Richard Mahenu, Kepala Polres Gresik, tak tinggal diam. Ia segera memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan mendalam.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

“Atas dasar itu, Polres Gresik menerjunkan tim melakukan penyelidikan hingga mengamankan pelaku,” jelas AKBP Rovan, menggambarkan betapa sigapnya respons kepolisian menanggapi keresahan publik.

Pemandu Wisata di Balik Layar Gelap

Mengejutkan, dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap bahwa IDG bukanlah sosok yang asing di Denpasar. Ia sehari-hari berprofesi sebagai seorang pemandu wisata. Sebuah profesi yang seharusnya identik dengan keramahan dan memperkenalkan keindahan, justru berbanding terbalik dengan aktivitasnya di dunia maya.

Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik