Example floating
Example floating
Daerah

Tanggul Kali Rusak, Banjir 1 Meter Tenggelamkan Perkampungan Warga

A. Daroini
×

Tanggul Kali Rusak, Banjir 1 Meter Tenggelamkan Perkampungan Warga

Sebarkan artikel ini
Air Setinggi 1 Meter Menerjang di Dua Kampung, Selama Tiga Hari Perekenomian Warga Macet
Air Setinggi 1 Meter Menerjang di Dua Kampung, Selama Tiga Hari Perekenomian Warga Macet

Probolinggo, Memo |

Tanggul kali rusak, banjir melanda kawasan perkampungan di Kecamatan Dringu, Probolinggo. Ketinggian air mencapai 1 meter. Sebanyak 2.640 jiwa, di Desa Dringgu, terdampak. Ada 7 rumah telah dilaporkan rusak berat. Kerugian akibat banjir yang menerjang kampung desa di Probolinggo, ditaksir ratusan juta.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Air Setinggi 1 Meter Menerjang di Dua Kampung, Selama Tiga Hari Perekenomian Warga Macet

Kepala Desa Dringu Drs Bukhori Subhan, mengatakan bahwa selama empat tahun ini, banjir yang terjadi bulan Maret 2021 ini paling besar. Ketinggian air mencapai 1 meter. Sumber luapan air dari kali di sekitar desa di wilayah Kecamatan Dringu. Hujan lebat beberapa kali menyebabkan tanggul mengalami kerusakan.

“ Banjir akibat terjangan air limpahan kali, sebenarnya telah berjalan 4 tahun ini. Hanya saja, untuk bulan dan tahun ini, paling besar. Gejala banjir akan menggenangi kampung di sini, sudah terasa sejak diguyur hujan, mulai 26 Pebruari kemarin,” katanya

Baca Juga: Banjir Berkah Program Spesial Ramadan 1447 H Bank Jatim Iftar Eksklusif KMG Berhadiah Umroh Hingga KPR Bunga 364 Persen Untuk Nasabah

Ketinggian Air 1 Meter

Informasi yang berhasil dikumpulkan Memo, menjelaskan bahwa luapan air bah yang berasal dari sungai, terjadi sekitar pukul 14.oo WIB, kemarin. Air yang menerjang kampung mulai terlihat sekitar pukul 17.00. Ketinggian air sudah mencapai 1 meter. Terjangan air setinggi 1 meter, menyebabkan sebagian rumah milik warga, rusak. Sebagian besar rumah, tergenangi air.

Beberapa warga di dua desa di Kecamatan Dringu Probolinggo, sibuk menyelematkan barangnya sendiri sendiri. Sebagian dibantu petugas dari BPBD dari Pemkab Probolinggo. Air yang masuk ke rumah, mulai menyusut pada malam hari. Meski begitu, warga masih was was karena malam hari sebagian listrik juga padam.

Baca Juga: Kabar Pahit Ribuan Tenaga PPPK Paruh Waktu Pemkab Lumajang Tak Kebagian THR 2026 Ini Penjelasannya Agar Pegawai Paham Aturannya

Evakuasi di Kantor Kecamatan

Pemkab Probolinggo, melalui BPBD setempat menerjunkan petugas untuk melakukan evakuasi warga terdampak banjir. Selain BPBD, tim gabungan TNI/Polri, yang terdiri dari kepolisian dan Kodim juga terjun ke daerah banjir. Mereka bareng melakuan evakuasi ke sejumlah tempat pada semua warga korban banjir.