Dukungan Pengembangan Kota Atraktif: Pos ini akan memperkuat upaya menjadikan Trenggalek sebagai kota yang menarik, baik bagi wisatawan maupun investor, dengan berbagai fasilitas pendukungnya.
Doding Rahmadi menekankan bahwa pinjaman ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga Trenggalek. Ia juga memaparkan skema jangka panjang untuk mengelola pinjaman ini.
Baca Juga: Arena Sabung Ayam Muncul Lagi di Trenggalek, Warga Resah: Dekat Masjid, Ramai Sampai Larut
“Jadi harapannya anggaran ini bisa benar-benar bermanfaat untuk warga Trenggalek. Jadi kita itu sudah punya gambaran skema dengan 3 tahun kita pinjam untuk Rp70 miliar itu. Nanti bunganya sekitar Rp9 miliar dan harapannya dari bunga ini bisa ditutup dengan peningkatan pendapatan,” imbuhnya.
Strategi ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memikirkan keberlanjutan fiskal dengan proyeksi peningkatan PAD yang dapat menutup beban bunga pinjaman di kemudian hari.
Baca Juga: Sudah Pernah Ditutup, Arena Judi Trenggalek Kembali Buka Seolah Tanpa Takut
Dengan tambahan anggaran infrastruktur sebesar Rp40 miliar pada tahun 2026 dan fokus pengembangan destinasi wisata, Trenggalek memasuki fase baru dalam upaya percepatan pembangunan. Keputusan pinjaman daerah ini adalah pertaruhan yang diharap dapat membuahkan kesejahteraan lebih bagi masyarakat, sekaligus mendorong Trenggalek menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing.












