Example floating
Example floating
Tekno Digi

Skandal Terbesar dalam Dunia Kripto Terungkap: Bongkar Penipuan FTX!

Alfi Fida
×

Skandal Terbesar dalam Dunia Kripto Terungkap: Bongkar Penipuan FTX!

Sebarkan artikel ini
Skandal Terbesar dalam Dunia Kripto Terungkap: Bongkar Penipuan FTX!
Skandal Terbesar dalam Dunia Kripto Terungkap: Bongkar Penipuan FTX!

Pada awal tahun 2020, Wang baru menyadari bahwa neraca negatif Alameda jauh melebihi pendapatan yang diterima oleh FTX. Ini merupakan tanda bahwa Alameda telah mengambil dana dari nasabah FTX. Wang mengungkap bahwa ia telah beberapa kali menanyakan hal ini kepada SBF.

Pada akhir tahun 2021, Wang menemukan bahwa dana sebesar US$ 3 miliar telah ditarik dari fasilitas pinjaman senilai US$ 65 miliar yang dimiliki oleh Alameda.

Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele

Wang menegaskan bahwa meskipun ia adalah rekan pendiri, keputusan mengenai semua perbedaan pendapatan “pada akhirnya selalu ditentukan oleh Sam.”

SBF kini menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 100 tahun atas tuduhan penipuan yang melibatkan penyalahgunaan dana pengguna FTX yang bernilai miliaran dolar AS. Sidang mereka dijadwalkan dimulai pada bulan Oktober. SBF menyatakan bahwa mereka tidak bersalah atas semua tuduhan yang diarahkan kepada mereka.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Eksposé Terbaru Kasus Sam Bankman-Fried: Mengungkap Penyelewengan Keuangan dan Ancaman Penjara

Kasus ini juga melibatkan aspek lain, seperti pinjaman pribadi yang bernilai miliaran dolar AS atas nama Gary Wang yang sebenarnya tidak pernah ia terima. Dana-dana ini digunakan untuk berinvestasi dalam perusahaan lain atas nama FTX, dan semua tindakan tersebut dilakukan oleh Bankman-Fried.

Ancaman hukuman penjara hingga 100 tahun juga menggantung di atas kepala SBF atas tuduhan penipuan yang melibatkan penyalahgunaan dana pengguna FTX yang bernilai miliaran dolar AS. Sidang mereka dijadwalkan dimulai pada bulan Oktober, sementara SBF terus bersikeras bahwa mereka tidak bersalah atas semua tuduhan yang diarahkan kepada mereka.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Inspeksi Keselamatan dan Pelayanan di Wilayah Daop 7 Madiun