Proses pemungutan suara berlangsung dari pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB, dilanjutkan dengan penghitungan suara. Sebelum TPS dibuka, empat calon Ketua RT yang telah mendaftar sejak 15 hingga 25 Mei 2025 diberi kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi mereka. Proses pendaftaran calon sendiri dilakukan tanpa biaya. Untuk mempercepat pelayanan, panitia menyediakan empat bilik suara.
Lebih dari sekadar formalitas, pemilihan ini juga dimeriahkan dengan hiburan musik electone yang diputar di sekitar area TPS. “Kemarin juga ada hiburan untuk menarik calon pemilih,” tambah Sukadi, menunjukkan upaya panitia untuk membuat acara ini semakin meriah dan menarik minat warga untuk datang dan menggunakan hak pilihnya.
Baca Juga: Hakim Tipikor Perintahkan Camat Papar dan Purwoasri Kembalikan Uang Suap Perangkat Desa Kediri
Pemilihan yang dilaksanakan secara swadaya ini melibatkan 13 anggota panitia dan didukung penuh oleh seluruh masyarakat RT 02. Sukadi mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian acara. “Alhamdulillah, pemilihan berlangsung kondusif dan selesai sekitar pukul 11 malam,” pungkasnya.
Inisiatif ini menjadi contoh inspiratif bagaimana semangat demokrasi dapat ditumbuhkan dan dirayakan, bahkan di tingkat komunitas terkecil. Partisipasi aktif warga dalam proses pemilihan ini menegaskan komitmen mereka terhadap tata kelola lingkungan yang transparan dan akuntabel.












