NGANJUK, MEMO – Bagi kalangan aktivis di Kabupaten Nganjuk era 90 an mungkin tidak asing lagi dengan nama Murjito Tekek dan Dasar Pamungkas.
Keduanya memiliki jam terbang lumayan panjang. Sudah puluhan tahun mengenyam pahit getir suka duka di lapangan sebagai aktivis lembaga kontrol sosial.
Bisa dibilang sudah melewati masa pergantian kepala daerah beberapa kali. Dimungkinkan sejak kepemimpinan Bupati Soeprapto .
Perlu diinformasikan , kedua figur kawakan ini punya style berbeda. Murjito Tekek lebih dominan pada karya jurnalisnya yang pedas menggelitik. Terkadang kocak seperti orangnya. Bersuara lantang tapi humoris.
Sementara Dasar Pamungkas atau akrab dipanggil Kang Dasar cenderung slow. Berpenampilan gaya wong kuno. Rambut kuncir panjang, baju masuk dengan rokok ditangan.












