Example floating
Example floating
Jatim

Sekolah Jenjang SLTA di Jawa Timur, Mulai Dibuka Terbatas, Akhir Juli

A. Daroini
×

Sekolah Jenjang SLTA di Jawa Timur, Mulai Dibuka Terbatas, Akhir Juli

Sebarkan artikel ini

Surabaya, Memo

Sekolah Jenjang SLTA di Jawa Timur, Mulai Dibuka Terbatas, Akhir Juli. Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur (Jatim) berniat membuka sekolah jenjang SMA/SMK/SLB secara terbatas apabila Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dicabut oleh pemerintah. Rumusan teknis telah digodok untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Baca Juga: Wujud Kepedulian Sosial, KAI Daop 7 Madiun Sepanjang Tahun 2025 Salurkan Dana Sosial Rp 778 Juta

Pembelajaran Jauh Jauh Tidak Efektif

Kepala Disdik Jatim, Wahid Wahyudi menilai Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring tidak bisa berjalan secara efektif. Sejumlah faktor yang mempengaruhi yaitu sarana prasarana hingga daya tangkap siswa tidak optimal mengikuti PJJ.

“Bahkan ada hal khusus yang harus tatap muka (PTM), misalnya SMK itu kan memberikan pembelajaran kompetensi keahlian, keterampilan. Ini kan tidak bisa tidak tatap muka,” ujarnya, Minggu (25/7/2021).

Baca Juga: Laksanakan Tugas Kemanusiaan, Babinsa Koramil 02 Pesantren / Kodim 0809 Kediri Amankan dan Evakuasi ODGJ di Kelurahan Tempurejo

Sekolah Jenjang SLTA di Jawa Timur, Mulai Dibuka Terbatas, Akhir Juli

 

Baca Juga: Upaya Peningkatan Keselamatan Perka, KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar

Mulai Diberlakukan Pembelajaran Tatap Muka

Wahid menyebut kalau sebelum penerapan PPKM Darurat, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa sudah merumuskan kebijakan rencana PTM terbatas. Pertama, bahwa PTM dilaksanakan setiap hari empat jam pelajaran, masing-masing pelajaran 30 menit tanpa istirahat.