NGANJUK, MEMO – Tim Penggerak PKK ( TP PKK) Kabupaten Nganjuk gandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk menggelar serangkaian kegiatan bhakti sosial dalam satu hari penuh, Rabu (28/5/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program “Nganjuk Sehat dan Nganjuk Sejahtera” yang dilaksanakan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk dan sejumlah perangkat daerah.
Baca Juga: Tekan Angka Stunting, KDMP Desa Klurahan Siapkan Unit Usaha Budidaya Ikan Tematik
Kegiatan pertama dilaksanakan di Dusun Sambikenceng, Desa Katerban, Kecamatan Baron. Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Hj. Sri Wahyuni, bersama dr. Widhi Nastiti Trihandy (istri Wakil Bupati Nganjuk) dan Ketua BAZNAS Kabupaten Nganjuk, DR. H. Zainal Arifin, menyerahkan bantuan kepada dua anak balita yang mengalami gangguan kesehatan serius.
Seorang anak diketahui mengalami kelumpuhan setelah imunisasi DPT-1, sedangkan balita lainnya mengalami “benjolan” di bagian ketiaknya.
Baca Juga: Purwanto ODGJ Anti Jarum Asal Garu Disambangi Dewan Gerindra Nganjuk
“Program Nganjuk Sehat ini hadir sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan, khususnya dalam hal kesehatan dan ekonomi,” ujar Hj. Sri Wahyuni di lokasi.
Ketua BAZNAS Nganjuk, DR. H. Zainal Arifin yang hadir bersama Wakil Ketua I Muhammad Roissudin, M.
P. d. mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menjalankan program-program pengentasan kemiskinan dan penanganan masalah kesehatan bersama pemerintah Kabupaten Nganjuk .
Baca Juga: Kakanwil Kemenag Jatim Apresiasi Anugrah Nganjuk Madrasah Awards 2025
“Kami ingin memastikan bahwa warga yang membutuhkan tidak merasa sendiri. Kolaborasi seperti ini penting agar bantuan sosial bisa tepat sasaran dan memberi dampak nyata,” ujarnya.
Pada hari yang sama, kegiatan berlanjut ke Puskesmas Prambon, Kecamatan Prambon, menyusul insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa dua kakak beradik dari Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon Keduanya adalah putri dari pasangan Sufian (57) dan Nurul Samsiyah (50). Anak pertama, Alya (6), meninggal dunia, sedangkan anak kedua, Anisa (8), masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Prambon.












