Example floating
Example floating
Birokrasi

SDM Unggul untuk Indonesia Emas 2045: Karakter dan Jati Diri Bangsa Jadi Kunci Utama

Avatar
×

SDM Unggul untuk Indonesia Emas 2045: Karakter dan Jati Diri Bangsa Jadi Kunci Utama

Sebarkan artikel ini

MEMO – Pemerintah tengah menargetkan berbagai pencapaian penting guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Salah satu fokus utamanya adalah menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas.

Menurut Deputi IV Kemenko PMK, Warsito, SDM unggul bukan hanya mereka yang pintar, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sehat secara fisik dan mental, serta produktif. Lebih dari itu, SDM unggul harus memiliki karakter yang kuat dan jati diri sebagai bangsa Indonesia. “Karakter dan jati diri keindonesiaan adalah syarat mutlak yang tak boleh diabaikan,” ungkap Warsito dalam keterangannya, Rabu (15/1/2025).

Baca Juga: Respon Aduan Masyarakat, Saluran Irigasi di Kelurahan Ngampel Sepanjang 115 Meter Langsung Direhab Pemkot Kediri

Ia menekankan pentingnya menanamkan karakter bangsa sejak dini hingga usia lanjut, di semua profesi, dan di berbagai kelas sosial. Hal ini diperlukan agar masyarakat Indonesia mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Warsito mengungkapkan bahwa saat ini pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, terhadap Pancasila, wawasan kebangsaan, dan bela negara masih tergolong rendah. Bahkan, ada sebagian dari generasi muda yang salah kaprah dengan menganggap sila-sila Pancasila dapat diubah-ubah sesuai kehendak.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

Selain itu, masuknya ideologi transnasional menjadi ancaman serius terhadap keberadaan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Warsito merujuk pada data Global Terrorism Index 2022, yang mencatat Indonesia berada di peringkat ke-23 dari 163 negara.

“Tantangan besar lainnya adalah era Society 5.0 dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Hal ini harus diimbangi dengan menjaga nilai-nilai humanis dan norma keadaban di dalam budaya digital masyarakat Indonesia,” jelasnya. Ia juga menyoroti maraknya judi online yang menjadi ancaman baru dalam literasi digital masyarakat.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

Melihat situasi ini, Warsito menegaskan bahwa penguatan karakter dan jati diri bangsa adalah solusi utama. “Dalam RPJMN 2025-2029, penguatan karakter dan jati diri bangsa telah ditetapkan sebagai fondasi transformasi sosial budaya, ketahanan ekologi, serta masuk dalam prioritas utama pemerintah,” tuturnya.

Pemerintah berharap melalui langkah ini, Indonesia mampu mencetak SDM unggul yang tidak hanya berdaya saing tinggi tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.