“Terjadi kesalahpahaman saat melakukan penindakan pelaku geng motor yang merusak pos polisi dan gedung DPRD,” ujar Kombes Susnadi.
Saat pengejaran, personel Brimob melihat Pratu Handika Novaldo berada di sekitar lokasi. Karena menduga terlibat, mereka langsung mengamankan dan melakukan pemeriksaan awal. Namun, setelah dilakukan investigasi lebih lanjut, Pratu Handika terbukti tidak memiliki kaitan dengan aksi perusakan tersebut.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
“Setelah kami periksa bahwa Pratu Handika tidak ada indikasi terlibat dengan peristiwa pembakaran. Adanya kesalahpahaman ini, kami mohon maaf atas apa yang terjadi,” tambahnya.
Kepala Penerangan Kodam 2 Sriwijaya, Kolonel Eko Syahputra, juga membenarkan bahwa anggotanya tidak terlibat dalam kerusuhan. Ia menjelaskan, Pratu Handika saat itu sedang dalam masa libur dari pelatihan kader pencak silat militer.












