Example floating
Example floating
Jatim

Rumah Rata Tanah Diterjang Tanah Longsor di Kaki Gunung Wilis

A. Daroini
×

Rumah Rata Tanah Diterjang Tanah Longsor di Kaki Gunung Wilis

Sebarkan artikel ini
Rumah Rata Tanah Diterjang Tanah Longsor di Kaki Gunung Wilis

Kediri, Memo
Rumah warga di Jugo Kecamaan Mojo Kabupaten Kediri rsak dan rata anah akibat terjangan anah longsor di tepi tebing Gunung Wilis di daerah menuju kawasan wisata Irenggolo dan air terjun Dolo. Selain rumah, akses jalan menuju lokasi obyek wisata tersebut terutup bongkahan tebing di kaki Gunung Wilis.

Beruntung, tidak ada korban jiwa. Peilik rumah yang teruruk dan rata tanah, sebelumnya sudah menerima feeling tidak baik, setelah suara kilatan di tengah hujan yang deras mengguyur wilayah pegunungan itu. Pemilik rmah sudah lari lebih dahulu dan bersembunyi di kandang sapi miliknya.
,  

Baca Juga: Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis di Madiun Disorot Akibat Temuan Jambu Busuk

Rumah Slamet di Dusun Jengglong, Desa Besuki, Dusun Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri remuk diterjang tanah longsor. Untung, ia dapat selamat karena berlindung di kandang sapi.

Slamet menceritakan Kamis tempo hari, hujan turun benar-benar deras di lereng Gunung Wilis sepanjang 3 jam start pukul 15.00 WIB. Di tengah-tengah hujan, Slamet tangkap pertanda berlangsungnya longsor.

Baca Juga: Dugaan Telur Busuk Program Makan Bergizi Gratis di Madiun Coreng Citra Satuan Pelayanan

Dia segera memberitahukan istrinya. Ke-2 nya segera tinggalkan rumah untuk berlindung di kandang sapi.

“Demikian turun hujan lebat, saya bersama istri keluar dari rumah. Kami sembunyi di kandang sapi,” kata Slamet, pada Jumat pagi (24/6/2022).

Baca Juga: Vonis Korupsi Kredit BRI Pasar Pon Ponorogo Dua Terdakwa Resmi Dijatuhi Hukuman

Firasat Slamet betul. Tidak lama sesudah ada di kandang sapi, tebing dengan tinggi 20 mtr. dengan lebar 10 mtr. dari sisi tempat tinggalnya roboh pas menerpa tempat tinggalnya.

1/2 bangunan hunian utama roboh. Tidak ada barang di ruangan tamu atau kamar yang dapat ditolong. Semuanya tertimbun puing-puing.

“Beberapa barang yang di ruangan inti semua terkena. Sofa terpendam puing-puing atap dan tebing dan tanah longsor,” tambah Slamet.

 Petugas BPBD Kabupaten Kediri bersama Kepolisian, TNI dan sukarelawan segera bertindak. Petugas usaha mengevakuasi beberapa korban dan selamatkan beberapa barang.

Tidak usai sampai sore, kerja-bakti diteruskan pagi ini hari. Petugas bersama warga membedah rumah yang cuma sisa sisi dapur dan teras samping itu.

Karena tempat tinggalnya dibedah, Slamet dan keluarga mau tak mau tinggal sementara di kandang sapi. Oleh masyarakat. kandang ternak di pinggir sungai itu diganti jadi gubuk simpel yang laik huni.

“Sementara kami tinggal di kandang sapi, sekalian menanti proses pembaruan kembali,” katanya.

Wakil Komandan Koramil Mojo, Peltu Barno, menerangkan ada empat titik lokasi musibah longsor di lereng Gunung Wilis. Selainnya menerpa rumah, tanah longsor tutup beberapa bahu jalan raya ke arah Wilayah Wisata Air Terjun Irenggolo dan Dolo.

“Ada empat titik longsor. Satu menerpa rumah Pak Slamet, tiga yang lain di jalan raya. Ini hari kami bersama bersihkan material tanah longsor dengan kerja-bakti,” tambah Barno.

Untuk memperhitungkan longsor susulan, petugas memasangkan tiang penyangga di tebing yang roboh. Petugas menghimbau masyarakat masih tetap siaga jika hujan lebat kembali turun.