Trenggalek, Memo
Sebuah rumah lansia di Dusun Jogadi, Desa Pandean, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, hangus terbakar pada Minggu (1/6/2025) pagi. Insiden ini diduga kuat berasal dari tungku kayu bakar yang masih menyala saat pemiliknya pergi mengikuti pengajian.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Trenggalek, Habib Solehudin, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 08.30 WIB dari warga bernama Yunis Putri. “Objek yang terbakar adalah rumah hunian berukuran 4×8 meter milik Ibu Dami, 69 tahun, warga RT 04 RW 02 Dusun Jogadi,” jelas Habib.
Tim Pemadam Kebakaran tiba di lokasi kejadian pada pukul 09.08 WIB, hanya 28 menit setelah laporan diterima. Proses pemadaman api dimulai pukul 09.10 WIB dan baru bisa dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 12.00 WIB. Habib menambahkan, tantangan utama dalam pemadaman adalah lokasi yang jauh dari sumber air. “Kami lakukan pemadaman manual sambil menunggu suplai air dari pemerintah desa. Total air yang digunakan sebanyak 1.000 liter,” imbuhnya.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, pemilik rumah, Ibu Dami, selesai memasak sekitar pukul 05.00 WIB dan meletakkan kayu bakar di atas tungku. Kemudian, pada pukul 07.30 WIB, ia meninggalkan rumah untuk pergi ke pengajian di Desa Cakul. Sekitar pukul 08.00 WIB, warga sekitar mulai mencium bau hangus dan segera menyadari bahwa rumah Ibu Dami telah dilalap si jago merah.
Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp50 juta. “Penyebab kebakaran diduga karena kelalaian meninggalkan tungku kayu bakar yang masih menyala,” tegas Habib Solehudin.
Dalam operasi pemadaman, Satpol PP dan Damkar Trenggalek mengerahkan delapan personel, dibantu oleh Polsek Dongko, Pemerintah Desa Pandean, TAGANA, Baznas Trenggalek, serta warga sekitar. Satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit Alcon juga diterjunkan untuk membantu proses pemadaman.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memastikan semua sumber api telah padam sebelum meninggalkan rumah. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kejadian ini.












